Berita

Kadis Sosial Kaltim Serahkan Bantuan 60 Unit Rumah KAT di Kabupaten Berau

BERAU -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma didampingi Sekretaris, H.Muhammad Yusuf, Kabid Pemberdayaan Sosial, Juraidi, dan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ahmadin, pada hari Jum’at (13/12) secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 60 Unit rumah bagi 60 Kepala Keluarga (KK) Komunitas Adat Terpencil di Sungai Maning, Desa Birang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial juga menyerahkan bantuan jaminan hidup bagi 60 KK warga KAT, terdiri dari bahan pangan, peralatan dapur serta peralatan pertanian.

“Harapan kami bantuan rumah ini dapat segera ditempati dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya, sehingga warga KAT khususnya di lokasi Sungai Maning, Desa Birang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau ini tidak lagi hidup berpindah-pindah, sehingga mereka dapat hidup dengan layak selayaknya masyarakat lainnya, dan kami juga berharap agar bantuan rumah ini jangan sampai dipindahtangankan atau diperjualbelikan,” tegas Kadis Sosial.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Kadis Sosial Berau, Danramil, serta aparat Kepolisian setempat itu, Kadis Sosial Kaltim juga mengharapkan agar kedepannya, warga KAT di lokasi Sungai Maning, Desa Birang, Kecamatan Gunung Tabur tersebut dapat memiliki Nomor Identitas Kependudukan (NIK), sehingga nantinya dapat diberikan bantuan-bantuan program pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), serta program bantuan lainnya.

“Tujuan dari program pemberdayaan masyarakat KAT adalah untuk meningkatkan taraf hidup mereka, sehingga kedepannya diharapkan mereka bisa hidup layak seperti masyarakat lainnya,” tegas Agus. (hms/MC)

Penyusunan Laporan Logistik Semester II Tahun 2019

BALIKPAPAN -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, Rabu (11/12) sore membuka kegiatan Pertemuan Penyusunan Laporan Logistik Semester II Tahun 2019 yang dilangsungkan di Hotel Pacifik, Jl Ahmad Yani, Balikpapan.

“Diperlukan keseriusan dan tanggungjawab bersama dalam hal penanganan dan pengelolaan logistik untuk pelayanan kebutuhan darurat penanggulangan bencana, sehingga diperlukan SDM yang berkualitas dan mumpuni dalam membuat perencanaan kebutuhan logistik, pengelolaan hingga pendistribusian logistik saat kondisi-kondisi tanggap darurat bencana,” papar Kadis Sosial.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum yang tepat untuk memperbaiki sistem penata usahaan dan pelaporan terhadap barang persediaan yang ada di gudang logistik Dinas Sosial Provinsi maupun Kabupaten/kota, oleh karena itu hasil penyusunan laporan logistik kali ini diharapkan menjadi basis data untuk laporan keuangan Kementerian Sosial RI pada semester II Tahun 2019.

“Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab,” tegasnya.

Sebagai informasi, kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) melalui Seksi Penanganan Korban Bencana Alam (PKBA) Dinas Sosial Kaltim tersebut dijadwalkan berlangsung 3 hari yakni mulai 11 s/d 13 Desember 2019, dengan diikuti sebanyak 22 orang peserta, terdiri dari petugas logistik Dinas Sosial Kabupaten/kota se Kaltim serta Dinas Sosial Provinsi Kaltim.

Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan yang menggunakan sumber pendanaan dari APBN Tahun 2019 tersebut terdiri dari nara sumber dari Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Kaltim.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah tersedianya petugas penanggulangan bencana khususnya di Bidang Pengelolaan dan Pelaporan logistik yang terampil dalam melaksanakan tugas penataan, pencatatan, pendistribusian dan pelaporan logistik dengan baik dan benar, memberikan pengetahuan tentang barang logistik baik itu jenis, manfaat dan kuantitas yang diberikan sesuai kebutuhan, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencatatan dan pelaporan barang bantuan. (hms/mc)

Puncak Peringatan HDI Tahun 2019

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, melalui Bidang Pelayanan dan Pemberdayaan Sosial dalam hal ini Seksi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, Kamis (12/12) menggelar acara puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Provinsi Kaltim yang dilangsungkan di ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada Nomor 2 Samarinda.

Puncak peringatan HDI Provindi Kaltim yang mengangkat tema Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul tersebut menggambarkan semangat mewujudkan hak penyandang disabilitas untuk hidup setara dan berpartisipasi aktif sebagai agen pembangunan khususnya di Kaltim.

“Pertama-tama saya mohon izin pada yang terhormat bapak Gubernur, Wagub dan pak Plt Sekda, karena saya ditunjuk mewakili beliau-beliau untuk menghadiri sekaligus membacakan sambutan dalam rangka peringatan HKD Tahun 2019 ini, melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional ini diharapkan dapat memberi semangat dan motivasi kita semua dalam memberikan layanan kepada penyandang disabilitas, sekaligus menumbuhkembangkan pribadi-pribadi para penyandang disabilitas yang memiliki kesetaraan dengan masyarakat umum lainnya, yang mandiri, sehat, kuat dan produktif serta memiliki semangat dan pengharapan masa depan yang lebih baik,” papar Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma dalam kesempatan tersebut.

Lebih lanjut Kadis Sosial menambahkan, sebagai salah satu kepedulian terhadap penyandang disabilitas, Pemprov Kaltim dalam RPJMD 2018-2023 mengusung visi Berani untuk Kalimantan Timur Berdaulat, yang mana salah satu visi nya adalah bertekad untuk dapat berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan pemuda dan penyandang disabilitas.

Selain itu Pemprov Kaltim juga mendukung implementasi UU Nomor 08 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

“Pemerintah dan masyarakat maupun kalangan dunia usaha sama-sama memiliki kewajiban untuk bertanggung jawab memberikan layanan dan aksesibilitas yang sebaik-baiknya bagi penyandang disabilitas khususnya di Kaltim, harapan kami melalui momen peringatan HDI kali ini dapat memberi semangat dan motivasi bagi kita semua dalam memberikan layanan kepada para penyandang disabilitas,” tegasnya.

Sebagai informasi, berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam peringatan HDI Tahun 2019 di Kaltim, mulai dari sosialisasi penyebaran informasi tentang HDI, seminar/lokakarya, olahraga meliputi senam dan jalan sehat, bazar/mini expo serta penyerahan-penyerahan bantuan, ability fair, pembinaan dan bimbingan bagi penyandang disabilitas, hingga pembuatan parkir motor khusus bagi penyandang disabilitas di kantor Dinas Sosial Kaltim. (hms)

Sosialisasi Hari Aids se Dunia, Dinas Sosial `Garap` Pelajar

SAMARINDA -Dalam rangka peringatan Hari Aids se Dunia yang tiap tahunnya diperingati tanggal 1 Desember, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial dalam hal ini Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial, Napza dan KTA-KPO, Selasa (10/12) menggelar kegiatan Sosialisasi Hari Aids se Dunia Tahun 2019 yang dilangsungkan di Aula UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Nirwana Puri, Jl Mayjend Sutoyo, Samarinda.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 peserta yang keseluruhannya berasal dari kalangan pelajar SMA/SMK yang ada di Kota Samarinda, terdiri dari SMAN 1 (2 orang), SMAN 3 (2 orang), SMAN 11 (2 orang), SMAN 13 (2 orang), SMAN 2 (2 orang), SMA-LBN Pembina (1 orang), SMKN 1 (2 oang), SMKN 2 (2 orang), SMK N 4 (2 orang), SMKN 7 (2 orang), SMKN 9 (2 orang), SMK Cokroaminoto (2 orang), dan SMK Pemuda (2 orang).

Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, yang menyampaikan materi dengan tema Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat Orang dengan HIV/Aids (ODHA) di Kaltim.

Nara sumber lainnya adalah dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim yang membawakan materi dengan tema Kasus HIV di Kalangan Remaja, serta nara sumber dari Komisi Perlindungan Aids (KPA) Provinsi Kaltim yang menyampaikan materi dengan tema `Peranan Remaja dalam Penanggulangan HIV/Aids.

Dalam sambutannya, Kadis Sosial mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaltim, sejak tahun 1993 sampai dengan tahun 2019 ini di Kaltim telah ditemukan penderita Aids sebanyak 1.196 orang, yang mana dari jumlah tersebut tercatat sebanyak 488 orang telah meninggal dunia.

“Perkembangan masalah penyakit HIV/Aids di Kaltim saat ini tidak hanya menyasar wanita pekerja seks (WPS), namun sudah bergeser turut menyasar IRT hingga kelompok remaja, berdasarkan data PKBS Kaltim dari tahun 20176 hingga 2019 melalui kegiatan penjangkauan kepada kelompok beresiko telah ditemukan mereka yang positif, terdiri dari laki-laki berisiko tinggi (LBT) sebanyak 874, wanita pekerja seks 91 orang, dengan rentang usia 20 s/d 35 tahun, adapun penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seks, penggunaan jarum suntik, selama kehamilan, persalinan atau menyusui, serta transfusi darah,” jelasnya.

Lebih lanjut Kadis Sosial menekankan agar melalui kegiatan tersebut, para pelajar khususnya peserta sosialisasi dapat benar-benar memahami materi-materi yang disampaikan para nara sumber, sehingga nantinya dapat dijadikan pioneer atau pelopor di lingkungan sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat setempat sehingga pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba serta penyebaran HIV/Aids dapat berjalan secara masif di seluruh tingkatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Sapran, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial, Napza dan KTA-KPO, mengatakan, bahwa maksud dan tujuan kegiatan tersebut antara lain adalah meningkatkan kesadaran, kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids untuk mewujudkan 3 Zero HIV pada tahun 2030 mendatang, selain itu kalangan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa diharapkan dapat berperan sebagai pelopor dalam gerakan masyarakat hidup sehat guna mengurangi stigma dan diskriminasi kepada ODHA di lingkungan masyarakat. (hms/mc)

Kadis Sosial Lepas Tim Borneo Solidarity Road Show

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, didampingi Sekretaris, H.Muhammad Yusuf, Senin (9/12) pagi melepas tujuh orang ASN di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, yang tergabung dalam tim Borneo Solidarity Road Show 2019, yang akan melakukan perjalanan dengan melintasi ibukota Provinsi se Pulau Kalimantan.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka turut memeriahkan dan mensukseskan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang akan berlangsung di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 20 Desember 2019 mendatang.

Tim Borneo Solidarity Road Show Dinas Sosial Kaltim tersebut dipimpin, Kasub Bag. Tata Usaha (TU) UPTD, Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD), Fuad.

Kegiatan road show tersebut dijadwalkan berlangsung 10 hari ke depan, dengan start dari Kota Samarinda dan finish di Kota Banjarbaru, Kalsel, pada 20 Desember mendatang bertepatan dengan puncak peringatan HKSN yang menurut rencana akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo. (hms/MC)

Sekretariat Juara Umum Turnamen HKSN 2019

SAMARINDA -Kontingen Sekretariat keluar sebagai Juara Umum turnamen internal Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2019.

Dari 4 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan yakni futsal, bulutangkis, tenis meja, dan bola voli, kontingen Sekretariat berhasil merebut dua gelar juara, yakni cabor futsal dan bulutangkis.

Selain itu, di dua cabor lain, yakni tenis meja dan bola voli, tim Sekretariat merebut posisi runner up.

Di cabor tenis meja, gelar juara direbut kontingen Bidang Penanganan Fakir Miskin.

Sedangkan di cabor bola voli gelar juara direbut UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD).

Berikut daftar lengkap juara turnamen HKSN Cup 2019 :

– Futsal
Juara I : Sekretariat
Juara II : UPTD PSBR
Juara III : Bidang Linjamsos

– Bulutangkis
Juara I : Sekretariat
Juara II : UPTD PSTW Nirwana Puri
Juara III : UPTD PSAAH

– Tenis Meja
Juara I : Bidang FM
Juara II : Sekretariat
Juara III : Sekretariat

– Bola Voli
Juara I : UPTD PSPAD
Juara II : Sekretariat
Juara III : UPTD PSAAH

Selamat kepada para juara, sampai bertemu lagi dalam turnamen HKSN Tahun 2020. Salam Olahraga. (hms/mc)

Penyerahan DIPA dan DPA Tahun Anggaran 2020

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, Senin (2/12) malam, secara simbolis menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2020 kepada Unit-unit Kerja di lingkungan Dinas Sosial Kaltim.

Penyerahan DIPA dan DPA tersebut dilangsungkan di sela-sela berlangsungnya pelaksanaan Bimtek Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tahun 2019 yang berlangsung di Swiss Bell Hotel, Samarinda.

Untuk DIPA yang bersumber pada APBN Tahun 2020, terdiri dari dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (TP) dengan jumlah keseluruhan Rp.10.679.178.000,- yang diperuntukkan bagi 5 unit kerja terdiri dari Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Pemberdayaan Sosial (Dayasos), Penanganan Fakir Miskin (FM), Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) serta Sekretariat.

Adapun untuk DPA yang bersumber pada APBD Kaltim Tahun 2020, jumlah keseluruhannya sebesar Rp34 miliar diperuntukkan bagi 10 unit kerja dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim, terdiri dari bidang, sekretariat serta 5 UPTD. (hms/mc)

Bimtek TKSK Kaltim Tahun 2019

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Pemberdayaan Sosial dalam hal ini Seksi Kelembagaan dan PPSDS menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang dilangsungkan di Swiss Bell Hotel, Samarinda.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama 2 hari yakni mulai 2 s/d 3 Desember 2019 tersebut dibuka oleh Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, Senin (2/12) malam.

Dalam arahannya, Kadis Sosial mengatakan bahwa keberadaan TKSK selama ini memiliki peran yang strategis sebagai mitra Dinas Sosial Kaltim dalam memberikan tugas pelayanan sosial ke masyarakat luas.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 28 Tahun 2018, tujuan dibentuknya TKSK adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di masyarakat, melaksanakan koordinasi dengan potensi dan sumber kesejahteraan sosial lainnya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat Kecamatan, serta meningkatkan kerja sama dan sinergi antara program penyelenggaraan kesejahteraan sosial dengan program pembangunan lainnya di tingkat Kecamatan,” papar Kadis Sosial.

Selain tujuan tersebut, keberadaan TKSK juga memiliki fungsi, antara lain koordinasi, fasilitasi dan administrasi.

“Keberhasilan TKSK dalam penanggulangan masalah kesejahteraan sosial di lapangan sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, melalui bimtek kali ini diharapkan dapat semakin meningkatkan pemahaman, motivasi, serta kemampuan TKSK dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga pelayanan kesejahteraan sosial terhadap masyarakat di Kaltim semakin meningkat,” tegas Kadis Sosial.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Kabid Dayasos, Juraidi, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta, perwakilan dari 10 Kabupaten/kota se Kaltim, terdiri dari Samarinda (10), Bontang (3), Balikpapan (4), Kutai Kartanegara (6), Kutai Timur (5), Penajam Paser Utara (2), Paser (3), Kutai Barat (4), Mahakam Ulu (1), serta Berau (2).

Adapun untuk nara sumber keseluruhannya bersal dari Dinas Sosial Provinsi Kaltim.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembinaan dan pembekalan terhadap TKSK serta mengoptimalkan peran, tugas, dan fungsi TKSK dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, membangun jiwa korsa TKSK, meningkatkan sinergi dan koordinasi TKSK dengan lintas sektor, serta menguatkan peran, tugas dan fungsi TKSK,” jelasnya.

Kegiatan Bimtek TKSK se Kaltim tersebut turut dihadiri para pejabat Administrator di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, diantaranya H. Muhammad Yusuf (Sekretaris), M. Suhaidy (Kabid Rehsos), Juraidi (Kabid Dayasos), Hj. Hertati (Kabid Penanganan Fakir Miskin), serta 5 Kepala UPTD dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim. (hms/mc)

Penyusunan Kegiatan Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) Kutim

SANGATTA -Kadis Sosial Kaltim, HM.Agus Hari Kesuma yang dalam hal ini diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Anak dan Lanjut Usia, Asriansyah, menghadiri sekaligus bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan Rapat Penyusunan Kegiatan Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) yang dilaksanakan di kantor Dinas Sosial Kutai Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadis Sosial Kutai Timur, Jamiatulkhair, didampingi jajaran pejabat Administrator dan pejabat Pengawas di lingkup Dinas Sosial Kutai Timur.

Kegiatan tersebut juga melibatkan peserta dari Badan Pemberdayaan Perempuan, Bappeda, Polres, Dinas Capil, Dinas Pendidikan, serta Dinas Transmigrasi dan BLK Kutai Timur.

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyatukan persepsi antar instansi terkait dalam penanganan masalah Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dan Anak Terlantar. (hms)

Kadis Sosial Terima Penghargaan Graduasi KPM PKH Tertinggi Nasional

MAKASSAR- Kadis Sosial Provinsi Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, mewakili Gubernur Kaltim, Isran Noor, Rabu (27/11) malam menerima Penghargaan dari Menteri Sosial RI, Juliari Batubara, sebagai salah satu Provinsi Terbaik dalam keberhasilan Graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Mensos RI di Grand Claro Hotel, Makassar bersamaan dengan pelaksanaan Appreciation Day PKH 2019 yang dihadiri perwakilan Instansi Sosial Provinsi dan Kabupaten/kota se Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Ahmadin, serta Kasi Jaminan Sosial Keluarga, Achmad Rasyidi.

Penghargaan dalam pelaksanaan PKH di Kaltim tersebut merupakan kali kedua diberikan oleh Mensos RI, setelah sebelumnya yakni pada tahun 2013 lalu, Kaltim juga meraih penghargaan sebagai Provinsi dengan Sharing Dana APBD Tertinggi Nasional. (hms)