Berita

Kunjungan OL ke Jawa Timur

SAMARINDA -Jajaran pejabat struktural terdiri dari para pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Dinas Sosial Kaltim dengan dipimpin Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, pada tanggal 26 s/d 28 Februari 2020 melakukan kunjungan kerja Orientasi Lapangan (OL) ke Provinsi Jawa Timur sebagai rangkaian dari kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Kesejahteraan Sosial Provinsi Kaltim yang berlangsung di Grand Jatra Hotel, Balikpapan, 24 s/d 25 Februari lalu.

Dalam kunjungan ke Provinsi Jawa Timur tersebut, rombongan pejabat Dinas Sosial Kaltim melakukan kunjungan ke dua lokasi, yakni ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Jl. Gayung Kebon Sari No.56 B Kota Surabaya, yang mana dalam kunjungan tersebut rombongan diterima oleh Kadis Sosial Jawa Timur, Dr. Alwi, M.Hum, dan jajaran nya.

Sementara itu dalam kunjungan ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak di Jl. Trunojoyo No. 93 Kota Batu, rombongan diterima Kepala UPT, Yusmanu, beserta jajaran.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan OL ke Provinsi Jawa Timur adalah untuk menambah referensi ilmu khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bidang pembangunan kesejahteraan sosial yang ditangani Dinas Sosial Kaltim.

Sekilas tentang UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak merupakan UPT milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk melayani anak anak yang mengalami gangguan psikososial pada usia Sekolah Dasar dengan kriteria anak usia kelas 4 kelas 5 dan kelas 6.

Anak dengan gangguan psikososial disekolah dikategorikan anak yang cenderung suka usil, anak yang suka murung, anak yang pendiam, anak yang prestasi nya menurun serta anak yang nakal. Selama 25 hari anak tersebut ditirahkan di UPT dengan didampingi seorang guru pendamping.

Selain guru pendamping, kegiatan selama 25 hari diisi oleh psikolog dan petugas Instruktur, ada instruktur untuk kerohanian, instruktur untuk keterampilan hadrah, instruktur untuk keterampilan angklung serta instruktur kesenian dan juga yang wajib adalah didampingi atau dibimbing oleh pekerja sosial.

Masing-masing anak nanti digali potensi nya, digali permasalahannya, ini menjadi tanggung jawab pekerja sosial sehingga perubahan perilaku anak yang tadinya anak anak yang pendiam, prestasinya menurun. Oleh pekerja sosial nanti akan digali sungguh-sungguh penyebabnya dan akan ditindak lanjuti cara penyelesaiannya.

Setelah ikut petirahan selama 25 hari mereka dikembalikan ke sekolah masing-masing tapi tetap dipantau oleh pekerja sosial yang ada di UPT. (hms/mc)

Wagub : Rakor OPD Jangan Sebatas Formalitas

BALIKPAPAN -Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, menekankan agar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan OPD di lingkup Pemprov Kaltim tidak hanya sebatas formalitas atau di atas kertas saja, dalam arti rakor harus ada tindak lanjut berupa kerjasama dan koordinasi secara berkesinambungan antara OPD Provinsi dengan Kabupaten/kota, sehingga dengan begitu out put dari rakor yang dilaksanakan tersebut benar-benar bisa dirasakan masyarakat luas.

“Kerjasama dan koordinasi antara OPD Provinsi dengan Kabupaten/kota harus dibangun, tentunya melalui ajang rakor diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang dapat terus ditindaklanjuti secara berkesinambungan, dan tidak hanya selesai di atas kertas saja tanpa ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” tegas Wagub dalam sambutannya saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Kesejahteraan Sosial Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kaltim di Jatra Hotel, Balikpapan, Selasa (25/2) pagi.

Lebih lanjut Wagub kembali menekankan pentingnya sebuah koordinasi dan kerjasama yang baik dalam melaksanakan program kerja khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial di Kaltim yang memerlukan peran serta dan kerjasama yang baik khususnya di lingkup Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/kota.

“Jangan pernah merasa hebat sendiri, karena tanpa bantuan atau kerjasama dengan orang lain, kita bukan siapa-siapa , bangun kerjasama yang baik di internal OPD, dengan begitu maka akan tumbuh kesadaran yang lebih untuk menjalankan tugas dan kewajiban khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial di Kaltim,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengingatkan pentingnya kerja tulus, iklas dan penuh cinta sebagai landasan awal dalam menjalankan komitmen bersama demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

“Dengan kerja keras, tulus, iklas dan penuh cinta serta doa maka pekerjaan akan semakin mudah dikerjakan dan kita akan memiliki kekuatan lebih untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” tegas Wagub.

Sementara itu Kadis Sosial Kaltim, H.M. Agus Hari Kesuma, dalam laporannya menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 165 peserta, terdiri dari perwakilan Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, serta organisasi dan mitra Dinas Sosial.

Adapun untuk nara sumber kegiatan, terdiri dari Biro Perencanaan Program Kementerian Sosial RI, BPKAD dan Dinas Sosial Kaltim.

Sebagai informasi, acara pembukaan kegiatan Rakornis Kesos 2020 tersebut dihadiri sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemprov Kaltim, Kadis Sosial se Kaltim serta perwakilan dari DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota se Kaltim. (hms/mc)

Rakor dan Sosialisasi Bansos Pangan Program Sembako 2020

SAMARINDA -Kegiatan Rakor dan Sosialisasi Bantuan Sosial Pangan Program Sembako Tahun 2020, Kamis (20/2) pagi, secara resmi dibuka oleh Plt Asisten I Setprov Kaltim, H.M. Jauhar Effendi, mewakili Plt Sekprov Kaltim, di Selyca Mulia Hotel, Samarinda.

Dalam kesempatan tersebut, Jauhar mengatakan, bahwa kemiskinan tidak boleh dipelihara karena pada dasarnya tidak ada yang mau dilahirkan sebagai orang miskin. Oleh karena itu program Bansos Pangan Program Sembako yang merupakan lanjutan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Selain pemberian bantuan, salah satu cara yang ampuh untuk mengatasi kemiskinan sebenarnya adalah merubah pola pikir masyarakat miskin, agar lebih berusaha lagi untuk keluar dari garis kemiskinan, tentunya hal itu menjadi tugas kita bersama. Jangan sampai masyarakat miskin justru memiliki ketergantungan dengan adanya program pemberian bantuan-bantuan tersebut,” papar Jauhar dalam sambutannya.

Sebagai informasi, dalam program Bansos Pangan Program Sembako Tahun 2020 ini, setiap bulannya mulai bulan Januari 2020 lalu, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sembako melalui sistem top up e money masing-masing senilai Rp150.000/KPM, yang mana bantuan tersebut dapat ditukarkan sembako di e-Warong terdiri dari sumber karbohirat dan sumber protein baik hewani maupun nabati.

“Program sembako ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran dan tambahan nutrisi bagi KPM, sekaligus meminimalisir kasus stunting pada anak,” tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Penanganan Fakir Miskin, Hj. Hertati, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta dari Kabupaten/kota se Kaltim 40 orang, terdiri dari Instansi Sosial, TKSK, dan Pendamping Sosial, serta peserta dari Provinsi 10 orang.

Adapun nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI, Perum Bulog, serta dari BI Perwakilan Samarinda.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sinergitas pelaksanaan penyaluran bansos pangan di Kaltim,” ucap Hertati.

Acara pembukaan Rakor dan Sosialisasi Bantuan Sosial Pangan Program Sembako Tahun 2020 tersebut turut dihadiri oleh para pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Dinas Sosial Kaltim, serta turut dihadiri pula oleh Kadis Sosial Balikpapan, Purnomo, dan Kadis Sosial Penajam Paser Utara, Bagenda Ali. (hms/mc)

Tim Setjen dan Badan Keahlian DPR RI Kunjungi Dinas Sosial

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (19/2) menerima kunjungan dari dua Tim Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI dalam rangka Audiensi terkait Pengumpulan Data RUU Perubahan atas UU Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Tim pertama yakni dalam rangka audiensi terkait pengumpulan data RUU Perubahan atas UU Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, yang dipimpin oleh Bagus Prasetyo selaku Ketua Tim, didampingi empat anggota tim yakni Nita Ariyulinda, Nova Manda Sari, Yuwinda Sari Purjianti dan Suratman.

Dalam audiensi tersebut Kadis Sosial Kaltim, H.M. Agus Hari Kesuma didampingi Sekretaris, H. Muhammad Yusuf, Kepala UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri, Hamidah, Ketua BK3S, Agus Sundarsamsi serta Kasi Rehabilitasi Anak dan Lansia, Asriansyah.

Sedangkan tim kedua yakni dalam rangka audiensi terkait UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, terdiri dari Susi Daryati selaku Kasub Bagian Tata Usaha Pusat Pemantauan Pelaksanaan UU DPR RI, Maulidia Novita, Annisha Putri Andini, Tri Suharto, Refaini Hasna Ghassani, Supian dan Alis Jailani.

Dalam kesempatan ini Kadis Sosial didampingi Sekretaris, Kepala UPTD Panti Sosial Bina Remaja (PSBR), Anugrah Nur Indah, Kepala UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma, Faridah MN, Kasi Rehabilitasi Anak dan Lansia, serta Kasub Bagian Perencanaan Program, Doni Julfiansyah. (hms/mc)

Sarasehan Penguatan Akses Kearifan Lokal dan Keserasian Sosial

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kaltim melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Seksi Penanganan Korban Bencana Sosial, menggelar kegiatan Sarasehan Penguatan Akses Kearifan Lokal dan Keserasian Sosial dengan tema Memelihara Kearifan Lokal sebagai Penyangga Keserasian Sosial dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menuju Kaltim Damai Sejahtera.

Kegiatan yang berlangsung 18 s/d 20 Februari 2020 tersebut dibuka oleh Kadis Sosial Kaltim, H.M. Agus Hari Kesuma, Rabu (19/2) pagi di Royal Park Hotel, Samarinda.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial menekankan pentingnya memelihara kearifan lokal sebagai penyangga keserasian sosial di Kaltim, karena hal itu merupakan dasar untuk menciptakan kedamaian, persatuan dan kesatuan di masyarakat demi menjaga keutuhan NKRI.

“Harapan kita semua tentunya jangan ada bencana sosial di Kaltim, sehingga kearifan lokal sebagai penyangga keserasian sosial harus benar-benar terjaga demi terwujudnya persatuan dan kesatuan di masyarakat Kaltim dan keutuhan NKRI secara menyeluruh,” tegas Kadis Sosial.

Lebih lanjut ia menekankan pentingnya edukasi atau penyampaian informasi yang mendidik bagi masyarakat luas tentang arti pentingnya meelihara kearifan lokal sebagai penyangga keserasian sosial dalam menjaga persatuan dan kesatuan menuju Kaltim yang damai dan sejahtera.

Sementara itu Kabid Linjamsos, Ahmadin, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta perwakilan dari Kabupaten/kota se Kaltim, yang terdiri dari Instansi Sosial, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pelopor perdamaian.

Adapun untuk nara sumber sebanyak 5 orang terdiri dari Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kaltim, Polresta Samarinda serta dari Kesbangpol Kaltim. (hms/mc)

Ini, Tema Rakornis Kesos Kaltim 24 s/d 26 Februari di Balikpapan

SAMARINDA -Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Kesejahteraan Sosial Provinsi Kaltim Tahun 2020 yang akan digelar Dinas Sosial Kaltim di Grand Jatra Hotel, Balikpapan, 24 s/d 26 Februari mendatang akan mengangkat tema `Harmonisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Prioritas Nasional dan Daerah dalam Pembangunan Bidang Kesejahteraan Sosial di Kaltim`.

Sebagai informasi, kegiatan Rakornis Kesos yang merupakan agenda tahunan Instansi Sosial se Kaltim tersebut nantinya juga akan membahas isu-isu dan program-program terkini terkait pembangunan bidang kesejahteraan sosial di Kaltim, sehingga diharapkan ajang tersebut nantinya dapat melahirkan rumusan-rumusan yang strategis untuk mendukung jalannya program-program pembangunan kesejahteraan sosial di seluruh Kabupaten/kota se Kaltim, khususnya yang menjadi tugas pokok dan fungsi Instansi Sosial se Kaltim. (hms/mc)

19 s/d 21 Februari, Rakor dan Sosialisasi Program Bansos Pangan Sembako

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Penanganan Fakir Miskin, pada tanggal 19 s/d 21 Februari 2019 akan menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Bansos Pangan Sembako yang akan dilaksanakan di Selyca Mulia Hotel, Jl Bhayangkara Nomor 58 Samarinda.

Kegiatan tersebut nantinya akan melibatkan peserta dari Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim dan instansi terkait lainnya, serta menghadirkan nara sumber dari Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kaltim.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari telah dilaksanakannya Rakor Bansos Pangan Sembako tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu. (hms/mc)

Pembukaan Pelatihan Keterampilan dan Bimbingan Mental UPTD PSBR Angkatan I Tahun 2020

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kaltim, melalui UPTD Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Samarinda, menggelar kegiatan `Pelatihan Keterampilan dan Bimbingan Mental` Angkatan I Tahun Anggaran 2020 dengan melibatkan sebanyak 40 peserta perwakilan dari 9 Kabupaten/kota di Kaltim, terdiri dari Samarinda, Balikpapan, Paser, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Berau, Mahakam Ulu dan Bontang, satu daerah yakni Kabupaten PPU tidak mengirimkan perwakilan.

Kegiatan `Pelatihan Keterampilan dan Bimbingan Mental` Angkatan I Tahun Anggaran 2020 tersebut secara simbolis dibuka oleh Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Muhammad Suhaidy, dalam acara yang dilangsungkan di Aula UPTD PSBR Samarinda, Senin (17/2) pagi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala UPTD PSBR Samarinda, Anugrah Nur Indah, serta para pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Dinas Sosal Kaltim.

Sebagai informasi, kegiatan `Pelatihan Keterampilan dan Bimbingan Mental` di UPTD PSBR tiap tahunnya terdiri dari dua angkatan, yang mana untuk tiap angkatan akan berlangsung selama 4,5 bulan, adapun pelatihan-pelatihan yang akan diberikan nantinya meliputi perbengkelan, salon kecantikan, hingga tata boga. (hms/mc)

18 s/d 20 Februari, Sarasehan Penguatan Akses Kearifan Lokal dan Keserasian Sosial 2020

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Seksi Penanganan Korban Bencana Sosial pada tanggal 18 s/d 20 Februari mendatanga akan menggelar kegiatan Sarasehan Penguatan Akses Kearifan Lokal dan Keserasian Sosial Tahun 2020 yang menurut rencana akan dilangsungkan di Royal Park Hotel, Samarinda.

Kegiatan tersebut akan melibatkan sebanyak 40 peserta terdiri dari perwakilan Dinas Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

Adapun untuk nara sumber kegiatan, selain dari internal Dinas Sosial Kaltim, pihak panitia dalam hal ini Seksi Penanganan Korban Bencana Sosial juga akan menghadirkan nara sumber dari Kementerian Sosial RI, dalam hal ini Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PKSBS). (hms/mc)

10 Februari, Penyusunan dan Penilaian Kinerja Dinas Sosial Kaltim

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Sub Bagian Perencanaan Program pada tanggal 10 Februari 2019 akan menggelar kegiatan Penyusunan dan Penilaian Kinerja Dinas Sosial Kaltim sesuai Pergub 65 Tahun 2019.

Kegiatan tersebut menurut rencana akan dilangsungkan di Ruang Rapat Queen Marry 1 dan 2 Lantai 17 Hotel Aston & Convention Centre, Samarinda.

Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut nantinya adalah dari Bappeda Kaltim, Inspektorat serta dari internal Dinas Sosial Kaltim dalam hal ini Kadis Sosial dan Sekretaris.

Menurut rencana kegiatan tersebut akan melibatkan sebanyak 45 orang peserta, terdiri dari para pejabat Administrator serta pejabat Pengawas di lingkup Dinas Sosial Kaltim. (hms/mc)