Berita

Kadis Sosial Buka Kegiatan Sosialisasi PSDBS

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, Selasa (5/11) malam membuka kegiatan ‘Sosialisasi Program Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial yang dilangsungkan di Hotel Selyca Mulia Hotel, Samarinda.

Dalam kesempatan tersebut Kadis Sosial didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial, Juraidi, serta Kasi Kelembagaan dan PPSDS, Lair.

“Pada intinya kami mengharapkan agar seluruh pihak terkait baik itu pemerintah dalam hal ini Instansi Sosial Kabupaten/kota serta instansi terkait lainnya, ataupun pihak penyelenggara undian, agar sama-sama memahami aturan main yang berlaku dalam pelaksanaan undian khususnya program pengumpulan dan pengelolaan sumber dana bantuan sosial,” papar Kadis Sosial.

Sementara itu dalam laporannya, Kasi PPSDS, Lair yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 30 orang peserta, terdiri dari perwakilan DPMPTSP Kaltim dan Kabupaten/kota se Kaltim, Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, penyelenggara undian gratis berhadiah (UGB) dari dunia usaha, serta penyelenggara pengumpulan uang/barang (PUB) dari yayasan atau organisasi masyarakat yang bergerak di bidang kesejahteraan sosial.

Adapun untuk mata sumber terdiri dari Kementerian Sosial RI 2 orang, Dinas Sosial Kaltim 1 orang, DPMPTSP Kaltim 1 orang, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda 1 orang, serta dari pihak Kepolisian 1 orang.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 3 hari yakni mulai 5 s/d 7 November 2019. (hms)

Dinas Sosial Kaltim Pulangkan OT ke Tanjung Selor

SAMARINDADinas Sosial Kaltim melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) dalam hal ini Seksi Penanganan Korban Bencana Sosial (PKBS) kembali menangani pemulangan Orang Terlantar (OT) ke kampung halamannya.

Kali ini OT yang ditangani Dinas Sosial Kaltim atas nama Aris Widiyanto (53) dengan alamat asal UPT Sepunggur RT 029, Kelurahan Tanjung Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi KalimantanUtara (Kaltara).

“Menurut hasil assessment yang kami lakukan, yang bersangkutan atas nama Aris Widiyanto (53) ini terlantar di Samarinda, karena kehabisan bekal sehingga tidak ada biaya untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asalnya yakni Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara,” papar Kabid Linjamsos, Ahmadin, melalui Kasi PKBS, H.Samingun.

Menurutnya, sebagai tindak lanjut langkah pemulangan OT tersebut, pihaknya menyurat kepada Kadis Sosial Provinsi Kaltara, ditembuskan ke Menteri Sosial RI Cq Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kementerian Sosial RI, agar nantinya membantu memfasilitasi meneruskan perjalanan yang bersangkutan ke tempat asal atau kampung halamannya.(hms)

Penyerahan Tali Asih Tagana se Kaltim

SAMARINDA –Kadis Sosial Kaltim, HM.Agus Hari Kesuma, Selasa (5/11) siang secara simbolis menyerahkan tali asih bagi anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) se Kaltim yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Kaltim, Jl Basuki Rahmat Nomor 76 Samarinda.

 “Tagana harus solid, bisa menjaga etika dan tidak menyalahgunakan lambang kebesaran Tagana,” tegas Kadis Sosial dalam arahannya.

Menurutnya, sebagai garda terdepan penanganan korban bencana, Tagana harus benar-benar memiliki jiwa korsa dan menjalankan tugas serta tanggung jawab menggunakan hati nurani.

“Tagana harus hadir di tengah-tengah masyarakat mulai dari pra bencana, tanggap darurat, hingga pasca bencana.Oleh karena itu Tagana harus memiliki skill dan kapasitas yang mumpuni sehingga benar-benar bisa diandalkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Linjamsos, Ahmadin, mengatakan, pembagian tali asih tersebut secara simbolis diserahkan kepada anggota Tagana dari 3 Kabupaten/kota meliputi Samarinda, Kutai Kartanegara dan Bontang.

Sedangkan untuk 7 Kabupaten/kota lain meliputi Balikpapan, Paser, PPU, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu, pembagian tali asih dilakukan melalui Dinas Sosial Kabupaten/kota setempat.

“Secara keseluruhan jumlah Tagana se Kaltim sebanyak 784 orang, namun dari jumlah tersebut yang berhak menerima tali asih sebanyak 417 orang. Adapun besaran tali asih yang diberikan ini adalah sebesar Rp1 juta/orang, atau pembayaran 4 bulan sekaligus dengan rincian per bulan Rp250.000/orang,” papar Ahmadin. (hms)

Sosialisasi Program PSDBS Tahun 2019

SAMARINDA –Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, melalui BidangPemberdayaan Sosial dalam hal ini Seksi Pemberdayaan Kelembagaan serta Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Dana Sosial pada tanggal 5 s/d 7 November 2019 menggelar kegiatan `Sosialisasi Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS)` bertempat di Ruang Tinjauan, Lantai 9, Hotel Selyca Mulia di Jl Bhayangkara No.58, Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda.

Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari Instansi Sosial Kabupaten /kota se Kaltim, pihak ketiga dalam hal ini yayasan, serta para penyelenggara undian dan sumbangan.

Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Kadis Sosial Kaltim, Kementerian Sosial RI, KPP Pratama, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta dari pihak Kepolisian.

Kegiatan `Sosialisasi Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Tahun 2019` menurut rencana akan dibuka Kadis Sosial Kaltim, HM.Agus Hari Kesuma, pada Selasa (5/11) malam. (hms)

UPTD PSTW Nirwana Puri Hapus Image sebagai Panti `Jompo`

SAMARINDA –UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Nirwana Puri yang berada di Jl Mayjend Sutoyo RT 29 No.01, merupakan salah satu UPTD yang berada dibawah naungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur.

UPTD ini berdiri berdasarkan SK. Gubernur Kaltim No.16 Tahun 2001 dan Peraturan Gubernur Kaltim No.17 Tahun 2009 tentang Pelayanan Kesejahteraan Sosial kepada para Lanjut Usia Terlantar.

Dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan di UPTD tersebut untuk mencapai tujuan dan sasaran selalu di dasarkan pada peraturan yang di tetapkan oleh pemerintah diantaranya undang – undang No.13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dan Undang – undang No.11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraaan Sosial dan peraturan – peraturan lainnya.

Dalam Undang – undang No.13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, mengutamakan terwujudnya kesejahteraan bagi kaum sepuh dengan menciptakan rasa aman, nyaman dan tentram di hari tuanya, mengingat waktu terus berjalan, tidak ada yang mampu menahanya dan usia manusia juga akan bertambah seiring berjalanya waktu pelan tapi pasti  manusia akan mengalami proses metamorfhosis dari usia anak-anak menjadi remaja, dewasa kemudian lanjut usia.

Adapun tugas pokok UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri adalah melaksanakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi para klien yang meliputi pelayanan seperti pemenuhan kebutuhan makanan harian yang bergizi, pemberian bimbingan fisik, mental, sosial, rekreasi,  keterampilan dan kegiatan bimbingan keagamaan.

Selain memiliki tugas pokok,  UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri melaksanakan fungsinya sebagai pengganti keluarga, sebagai salah satu pusat informasi dan komunikasi pelayanan kesejahteraan lanjut usia terlantar, sebagai salah satu unit pengembangan pelayanan kesejahteraan lanjut usia terlantar / bermasalah dan sebagai perencarana pelayanan kesejahteraan sosial lanjut usia terlantar secara objektif dan antisipatif.

“Pada intinya kami ingin publik lebih mengenal UPTD PSTW Nirwana Puri sebagai Panti Werdha bukan lagi dengan istilah panti jompo seperti yang selama ini yang selama ini masih melekat pada PSTW Nirwana Puri, karena Panti Werdha  mengandung makna sebagai tempat pelayanan bagi lanjut usia yang tidak lain adalah orang atau figure-figur yang senior yang sudah banyak pengalaman dalam mengarungi kehidupan. Sedangkan istilah panti jompo image nya selama ini adalah penampungan bagi orang tua renta yang seolah-olah sudah tidak berguna lagi. Oleh karena itu kami berharap kedepannya, masyarakat bisa mengenal PSTW Nirwana Puri sebagai sebuah Panti Werdha bukan lagi sebagai panti jompo,” papar Kepala UPTD PSTW Nirwana Puri, Hj. Hamidah, melalui Kasub Bagian Tata Usaha (TU), Sri Wahyuni, SE.

Sebagai informasi, UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda  berdiri  diatas  lahan  seluas + 3 Ha memiliki 15 buah wisma yang dapat menampung 120 klien yang merupakan Program Reguler bagi lanjut usia yang berasal dari keluarga tidak mampu. (hms)

Sidak Kehadiran Pegawai UPTD, Kadis Sosial : Alhamdulilah Hadir Semua.

Samarinda – Ditengah kesibukannya Kadis Sosial kaltim HM. Agus Hari Kesuma melakukan “sidak” alias kunjungan kerja ke UPTD dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim. Kunjungan kerja kali ini langsung mengunjungi UPTD PSKW dan UPTD. PSBR di Jl. DI Panjaitan, Sungai Pinang Dalam, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, sabtu (2/10)

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial mengatakan, bahwa kunjungan yang dilakukannya tersebut selain dalam rangka silaturahim di lingkungan UPTD, juga dalam rangka ingin pastikan tidak ada pegawai yang tidak hadir pada hari kerja, karna untuk UPTD melaksanakan kebijakan enam hari kerja, yakni sejak hari Senin hingga Sabtu.“Langkah ini juga dilakukan untuk optimalisasi pelayanan terhadap penghuni UPTD,”ungkapnya.

Terlihat Agus hari Kesuma mengecek langsung tiap ruangan. Hasilnya, diketahui tidak ada pegawai di lingkup UPTD yang membolos, “Alhamdulillah hadir semua.”paparnya (hms)

Dissos kaltim Gelar Pertemuan LKS

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng, HM. Agus Hari Kesuma menegaskan, Peningkatan Kesejahteraan sosial harus didasari dengan prinsip amanah, memiliki integritas, bersikap jujur dan mampu mengemban kepercayaan.

Hal tersebut disampaikan Agus hari Kesuma saat membuka Pertemuan Koordinasi dan Konsultasi lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial kaltim, Sabtu (2/11).

“Kegiatan ini bertujuan agar terwujudnya LKS yang mampu menyelenggarakan kesejahteraan sosial secara mandiri, tercapainya peningkatan dan perluasan peran LKS pada berbagai area bidang pelayanan sosial dan peningkatan mutu LKS.

Kadis sosial menambahkan untuk mendukung terlaksananya penyelenggaraan kesejahteraan sosial, dipandang perlu keterlibatan lintas sektoral terkait dengan secara berkala melakukan pertemuan, guna membahas, merumuskan dan mencari solusi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan LKS.

Sebagai informasi kegiatan di ikuti oleh 21 LKS dan menghadirkan narasumber dari Dinas sosial kaltim dan joint adulam ministry.(hms)

Gelar Hari Bakti Untuk Lansia, RSUD AWS Kunjungi UPTD. PSTW Nirwana Puri.

Samarinda – Dalam rangka gelaran hari bakti Untuk lansia, RSUD. Aw. Syahrani melakukan kunjungan UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri ,dalam kesempatan ini dr.Santy Sijabat,Sp.PD selaku ketua tim geriatri terpadu RSUD. Aw. Syahrani bersama jajarannya melakukan berbagai macam kegiatan seperti, senam lansia, edukasi, pemberian souvenir, pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gratis, sabtu (2/10).

Santy mengatakan kegiatan ini bertujuan mengedukasi lanjut usia sebagai bagian dari pelayanan masyarakat berbasis rumah sakit (akreditasi SNARS) sekaligus memperingati hari lansia internasional dan hari bakti ikatan dokter Indonesia (IDI).

“Harapannya kedepannya semoga silahturahmi dan kerjasama dengan Dinas Sosial Kaltim dapat terus terjalin dan keberadaan RSUD AWS. Dapat menjadi berkah untuk masyarakat, Khususnya bagi para orang tua dan lansia yang kita cintai,”papar santy..

Sementara itu Kadis Sosial Kaltim HM. Agus Hari Kesuma sangat mengapresiasi kunjungan RSUD. Aw. Syahrani yang peduli dan ingin berbagi kepada lansia yang ada di UPTD. PSTW Nirwana Puri.

“kegiatan seperti ini diakui penting dilakukan karena dapat membentuk kesadaran lansia untuk terus mandiri. “Kita bisa terus produktif, kita ingin buktikan lansia juga bisa mandiri,” ungkapnya. (hms)

Dissos Kaltim Terima Kunjungan Direktorat PSKBS dan BNPT

Samarinda – Kepala Dinas sosial kaltim HM. Agus Hari Kesuma didampingi Kabid Limjamsos Ahmadin menerima Kunjungan tim dari Direktorat PSKBS kementerian Sosial RI  dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebanyak 7 0rang diruang rapat kepala dinas sosial dalam rangka kegiatan pendampingan dan pembinaan kewirausahaan kepada sasaran deradikalisasi program deradikalisasi bina masyarakat diruang rapat kepala dinas sosial (31/10).

Dalam kunjungannya Arifin Akhmad selaku Kasi Identifikasi BNPT mengatakan berkeinginan untuk bersinergi dengan dinas sosial dalam merumuskan langkah-langkah efektif yang bertujuan melakukan pembinaan kepada eks (napiter) melalui program deradikalisasi,

Dirinya pun menambahkan Saat ini BNPT fokus merangkul eks Napiter dan para korbannya untuk melanjutkan hidup ke arah yang lebih baik. Satu di antaranya dengan memberikan modal usaha kepada mereka, yakni berupa Popwarung.

Popwarung ialah warung kelontong berkonsep kekinian. Warung ini berukuran 2×2 meter dengan tinggi 3 meter, Paparnya.

Semetara itu Agus hari Kesuma dalam kesemapatan memaparkan  untuk Dinas sosial Kaltim  telah memberikan bantuan sosial pengembangan ekonomi produktif  bagi eks napiter memalui program pembinaan eks penyandang penyakit sosial yang bersumber APBD tahun 2019 kepada 8 orang eks Napiter.

“dari 8 orang yang terdaftar menerima bantuan,  sebanyak 4 orang telah menerima bantuan tersebut, bantuan berupa UEP senilai Rp. 7.900.000,/orang  dalam bentuk barang/jenis usaha jual baju muslim/muslimah, kantin sekolah, ternak ayam”

Program ini bertujuan mengembalikan keberfungsian sosial eks Napiter sehingga mereka dapat menjalankan fungsi sosialnya secara wajar dilingkungan masyarakat, mengembangkan kemandirian sosial dan ekonomi sehingga mereka dan keluarganya dapat hidup sejahtera, mendukung terwujudnya program deradikalisasi serta bagian dari wujud hadirnya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap paham ekstrim,” ungkap Kadis Sosial. (hms)

Dissos Kaltim Dorong LKSA Asuh Anak Sesuai Standar Nasional.

Balikpapan – Dinas Sosial Kaltim berkerjasama dengan Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) “Handayani” Jakarta mengadakan kegiatan Penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di LKSA Al-Mukmin Kota Balikpapan (29/10).

Kasi Rehabilitasi Sosial Anak dan lanjut usia Asriansyah dalam sambutannya mengatakan, LKS merupakan mitra dari dinas sosial dalam penanganan anak. Kita perlu berjalan bersama untuk memberikan perlindungan anak agar anak dapat terintegrasi dan ter-reunifikasi dengan keluarga.

Tujuan kegiatan ini adalah agar Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dapat melaksanakan pengasuhan anak sesuai dengan Permensos Nomor 30/HUK/2019 tentang Standar Nasional Pengasuhan Anak untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).’Papar asriansyah.

Sri Musfiah Pekerja Sosial Madya dari (BRSAMPK) menambahkan papapaan terkait dengan PROGRESA dan pengelolaan penggunaan dana dari Bantuan Bertujuan (BANTU) yang diberikan oleh Kementerian Sosial untuk anak di LKS yang sudah terdaftar.

Sebagai informasi Kegiatan ini dilaksanakan 29 Oktober 2019 ini dihadiri oleh perwakilan LKSA , Kabid PSPD dissos Kota Balikpapan Abdul Majid, Sri Musfiah, Rizka Surya dari balai (BRSAMPK) handayani. (Hms)