Berita

Ahmadin : Humas adalah `Corong` Institusi

SAMARINDA –Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Drs. H. Ahmadin, M.Si, menekankan kepada seluruh Bidang atau pun Unit Kerja di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kaltim untuk lebih mamahami keberadaan Humas dengan cara memaksimalkan tugas dan fungsi kehumasan di lingkungan Instansi Sosial di Kaltim itu.
Karena menurutnya, sebagaimana fakta-fakta di lapangan selama ini, Humas sejatinya merupakan `corong` pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial dalam menyampaikan informasi-informasi strategis terkait program-program penanganan PMKS kepada masyarakat luas.
“Peran dan tugas Humas ini bukan kemauan sendiri namun merupakan amanah dari Permendagri No. 13 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kehumasan di Lingkungan Kementrian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. Dalam koridor legal formal tersebut Humas diserahi tugas untuk mengelola informasi yang akan dikomunikasikan kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat, proporsional dan menarik, selaras dengan dinamika masyarakat. Sehingga sudah seharusnya keberadaan Humas khususnya di Dinas Sosial Kaltim ini didukung dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh unit kerja,” papar Ahmadin.
Selain diatur dalam dari Permendagri No. 13 Tahun 2011, keberadaan Humas pemerintahan juga dikuatkan melalui UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, sehingga hal itu sudah sewajarnya dilaksanakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya Dinas Sosial. (hms)

Kadis Sosial : Laksanakan Kegiatan secara Baik dan Benar

SAMARINDA –Seluruh Instansi Sosial baik itu Provinsi maupun Kabupaten/kota se Kaltim diharapkan untuk melaksanakan seluruh tahapan kegiatan secara baik dan benar demi menuju tercapainya sasaran yang telah ditetapkan melalui sebuah perencanaan yang matang, tentunya dengan mengacu ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Kadis Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Budi Pranowo, MM, dalam arahannya saat membuka kegiatan `Sosialisasi Perencanaan Program, Sinkronisasi Program Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018` yang berlangsung di Aston Hotel Samarinda pada 26 s/d 28 Februari 2018.

“Sosialisasi Perencanaan Program merupakan pedoman pelaksanaan kegiatan Dinas Sosial, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Provinsi Kalimatan Timur dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan seluruh perencanaan kegiatan.Harapan saya tentunya seluruh program kegiatan yang telah ditetapkan melalui sebuah perencanaan yang matang dapat dilaksanakan secara baik dan benar sehingga dapat mencapai target atau sasaran yang ditetapkan,” papar Budi Pranowo.

Dalam kesempatan tersebut Budi Pranowo juga berpesan kepada seluruh pelaksana kegiatan khususnya yang berkaitan langsung dengan anggaran, agar berhati-hati dalam penggunaannya, jangan sampai bermasalah di kemudian hari.
Isu Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial adalah :Kemiskinan, Ketelantaran, Kecacatan, Keterpencilan, Ketunaan Sosial, Penyimpangan Prilaku, Korban bencana, Korban tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.
Dikatakannya, hal-hal penting yang harus selalu menjadi perhatian oleh seluruh Instansi Sosial di Kaltim adalah :
• Pemenuhan Kebutuhan Pelayanan Dasar Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dalam Dan Luar Panti Sosial;
• Pengembangan Keterampilan Berusaha Bagi Pmks Melalui Mekanisme Usaha Ekonomi Produktif Dan Kelompok Usaha Bersama;
• Program Keluarga Harapan Dengan Penambahan Perluasan Penerima Manfaat (Kpm);
• Program Penanggulangan Kemiskinan Mekanisme Bantuan Pangan Non Tunai ;
• Pemanfaatan Coorporate Social Responsibility (Csr) Dan Mitra Kessos Sebagai Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial.

“Isu Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial adalah Kemiskinan, Ketelantaran, Kecacatan, Keterpencilan, Ketunaan Sosial, Penyimpangan Prilaku, Korban bencana, Korban tindak kekerasan, ekpsloitasi dan diskriminasi, diharapkan dalam setiap menyusun perencanaan kegiatan, seluruh Instansi Sosial di Kaltim selalu mengacu pada isu-isu strategis tersebut,” jelasnya.

Sementara itu dalam laporan panitia yang dibacakan Kasub Bag Perencanaan Program Dinas Sosial Kaltim, Andrian Tirtana, diketahui selain diikuti para Sekretaris dan Kasub Bagian Perencanaan Program Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, kegiatan Sosialisasi Perencanaan Program tersebut juga diikuti para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Sosial Kaltim.

Adapun untuk nara sumber terdiri dari Bappeda Kaltim dan Plt Sekretaris Dinas Sosial Kaltim. (hms)

Ini, 7 Butir Kesimpulan Sosialisasi Perencanaan Program Tahun 2018

SAMARINDA –Kegiatan`Sosialisasi Perencanaan Program, Sinkronisasi Program Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018` yang berlangsung di Aston Hotel Samarinda pada 26 s/d 28 Februari 2018 dengan melibatkan peserta dari perwakilan Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim dalam hal ini Kadis Sosial Penajam Paser Utara, para Sekretaris dan Kasub Bagian Perencanaan Program, serta para pejabat Administrator (eselon III) dan Pengawas (eselon IV) di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kaltim menghasilkan 7 butir kesimpulan.

Berikut ini 7 butir kesimpulan Sosialisasi Perencanaan Program Tahun 2018 :
1. Mencermati kembali pedoman pembagian kewenangan sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dalam Pelaksanaan Program Kegiatan dan Perencanaan Kesejahteraan Sosial.
2. Pelaksanaan Penanganan PMKS dengan mengacu database yang terdapat dalam Basis Data Terpadu (BDT).
3. Verifikasi dan Validasi BDT agar selalu update.
4. Perencanaan Program/kegiatan agar selalu mengacu pada SDG`s.
5. Menggali sumber-sumber pendanaan pelaksanaan program kesejahteraan sosial diluar APBD dan APBN (CSR, DAK dan sumber-sumber lainnya).
6. Kegiatan Sinkronisasi Kesejahteraan Sosial tingkat Provinsi Kalimantan Timur menjadi acuan untuk pembahasan pada kegiatan koordinasi perencanaan berkitnya, baik di tingkat Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/kota dalam forum SKPD/Musrenbang untuk penajaman program/kegiatan.
7. Hasil kesimpulan kegiatan Sosialisasi Perencanaan Program 2018 akan menjadi pokok bahasan selanjutnya dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Instansi Sosial se Kaltim yang menurut rencana akan dilaksanakan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur pada 3 s/d 5 April 2018 mendatang. (hms)

Yusuf : Sukseskan Rakornis Kesos 2018 di Kutim !

SAMARINDA -Plt Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kaltim, HM.Yusuf, M. Si, menekankan kepada seluruh unit kerja di lingkungan Dinas Sosial Kaltim untuk bersama-sama bahu membahu menyukseskan kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Kesejahteraan Sosial Tahun 2018 yang menurut rencana dijadwalkan berlangsung 26 s/d 28 Maret mendatang di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.

Yusuf mengatakan, event Rakornis Kesos merupakan hajatan terbesar Instansi Sosial di Kaltim yang akan membahas isu-isu strategis terkait program-program penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di seluruh Kabupaten/kota se Kaltim, sehingga diharapkan dalam pelaksanaannya nanti benar-benar berjalan sebagaimana mestinya.

“Seluruh unit kerja di lingkungan Dinas Sosial wajib turut mensukseskan kegiatan Rakornis Kesos 2018 di Kutai Timur akhir bulan Maret 2018 mendatang, sedini mungkin persiapan harus dilakukan sehingga pada hari H nya nanti segala sesuatunya berjalan lancar, termasuk materi atau bahan-bahan yang akan jadi pokok bahasan di Rakornis nanti harus disiapkan sebaik mungkin oleh masing-masing unit kerja,” papar Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf mengharapkan agar Sub Bagian Perencanaan Program melakukan koordinasi yang baik dengan seluruh unit kerja demi suksesnya pelaksanaan Rakornis nanti, karena pada dasarnya Rakornis nanti merupakan hajatan Dinas Sosial pada umumnya, bukan semata-mata hajatan salah satu unit kerja di lingkungan Instansi Sosial di Kaltim itu. (hms)

foto : Plt Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, HM.Yusuf, M.Si

INI, TEMA KEGIATAN SOSIALISASI PERENCANAAN PROGRAM TA 2018

SAMARINDA -Kegiatan Sosialisasi Perencanaan Program Tahun Anggaran 2018 yang dijadwalkan berlangsung tanggal 26 s/d 28 Februari 2018 mendatang bertempat di Aston Hotel Samarinda Jl Pangeran Hidayatullah No.1 Samarinda, akan mengangkat tema `Sinkronisasi Program Kesejahteraan Sosial Tahun 2018`.

Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak  47 peserta terdiri dari :

– Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kaltim dan Kabupaten/kota : 11 Orang

– Kasub Bagian Perencanaan Program Dinas Sosial Provinsi Kaltim dan Kabupaten/kota : 11 Orang

– Kepala Bidang dan Kepala UPTD Dinas Sosial Provinsi Kaltim : 9 Orang

– Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian Dinas Sosial Provinsi Kaltim : 14 Orang

– Staf Sub Bagian Perencanaan Program Dinas Sosial Provinsi Kaltim : 2 Orang

Untuk nara sumber dalam kegiatan tersebut nantinya terdiri dari :

– Kadis Sosial Kaltim dengan materi `Arah Kebijakan Program Pembangunan Kesejahteraan Sosial di Provinsi Kaltim.

– Bappeda Kaltim dengan materi `Strategi Percepatan Program dan Kegiatan Pembangunan Kesejahteraan Sosial Tahun 2018`

– Plt Sekretaris Dinas Sosial Kaltim dengan materi `Program dan Kegiatan Pembangunan Kesejahteraan Sosial Tahun 2018`.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan program pembangunan kesejahteraan sosial tahun 2018 antara Dinas Sosial Provinsi Kaltim dengan Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, dan pemantapan pelaksanaan program kesejahteraan sosial tahun 2018 dalam rangka penurunan angka kemiskinan di Kaltim. (hms)

Ini, Empat Pasangan Cagub – Cawagub Kaltim

SAMARINDA -KPU Kalimantan Timur resmi menetapkan empat pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur, yang akan bertarung di Pilkada 2018 bulan Juni. Pendukung pasangan calon diingatkan terus menjaga kondusifitas Kalimantan Timur.

Pembacaan penetapan pasangan calon dibacakan bergantian komisioner KPU Kalimantan Timur Ida Farida Ernada dan Ketua KPU Kalimantan Timur Mohammad Taufik berlangsung singkat, dimulai pukul 10.00 sampai 11.00 WITA.

Keempat pasang calon yang ditetapkan KPU Kalimantan Timur adalah Isran Hadi-Hadi Mulyadi yang diusung Partai Gerindra dan PKS, Andi Sofyan Hasdam dan Nusyirwan Ismail diusung Golkar dan NasDem.

Sementara, Rusmadi dan Safaruddin diusung PDIP dan Hanura. Serta Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat diusung Demokrat, PPP dan PKB.

“Hari ini kita tetapkan empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub Kaltim ya. Besok, jadwal pengundian nomor urut,” kata Ketua KPU Kalimantan Timur Mohammad Taufik, usai Pleno Terbuka Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, di ruang serbaguna KPU Kalimantan Timur, Jalan Basuki Rahmad, Samarinda, Senin (12/2).

Taufik menjelaskan, berselang tiga hari kemudian, masa kampanye dimulai untuk keempat pasang calon. “Mulai masa kampanye tanggal 15 (Februari),” ujar Taufik.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, tidak kurang 600 personel diterjunkan mengamankan pleno hari ini, termasuk unsur TNI. Pengamanan berikutnya, adalah pengundian nomor urut, Selasa (13/2) besok. “Waktu dan tempat masih menunggu KPU. Cuma kita sarangkan, tempat yang bisa mengakomodir para pendukung, juga memudahkan dari faktor keamanan,” kata Priyo.

Dijelaskan Priyo, kepolisian memberikan pengamanan melekat kepada pasangan calon, saat keempat pasangan calon sudah mendapatkan nomor urut. “Satu orang dijaga 4 personel. Jadi tiap pasang calon ada 8 personel memberikan pengamanan melekat, sampai Pilkada selesai,” demikian Priyo. (mc/hms)

26 s/d 28 Februari, Sosialisasi Perencanaan Program

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Sub Bagian Perencanaan Program akan menggelar kegiatan Sosialisasi Perencanaan Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Tahun 2018 dengan mengundang peserta dari Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim.

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin yang digelar setahun sekali dengan menggunakan sumber pendanaan dari APBN Tahun 2018 itu menurut rencana akan dilangsungkan di Aston Hotel di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Pelabuhan, Kota Samarinda pada tanggal 26 s/d 28 Februari mendatang.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyamakan atau menyatukan persepsi terkait program-program prioritas penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) antara pusat dalam hal ini Kementerian Sosial RI, Provinsi dan Kabupaten/kota se Kaltim. (hms)

Launching Penyaluran Bansos Non Tunai PKH Kota Samarinda

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, Dr. Ir. H. Budi Pranowo, MM, yang dalam hal ini diwakili Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Drs. H. Ahmadin, M.Si, Rabu (7/2) menghadiri sekaligus menyaksikan kegiatan `Launching Penyaluran Bansos Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2018` di Kantor Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kadis Sosial Kota Samarinda, Ridwan Tassa mewakili Walikota Samarinda, Syaharie Jaang yang berhalangan hadir.

Kegiatan `Launching Penyaluran Bansos Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2018` tersebut sekaligus menandai dimulainya penyaluran Bansos Non Tunai PKH bagi masyarakat penerima manfaat khususnya di Kota Samarinda yang kali ini secara simbolis dilangsungkan di wilayah Kecamatan Samarinda Ilir, dengan dihadiri langsung masyarakat penerima manfaat bansos non tunai PKH.

Dalam kesempatan tersebut Ahmadin bersama Ridwan Tassa secara simbolis juga didaulat menyerahkan Kartu Keluarga Sehat (KKS) terhadap perwakilan masyarakat penerima manfaat bansos non tunai PKH. (hms)