Berita

Pemprov Kaltim Segera Tes Urine Seluruh ASN

SAMARINDA – Pemprov Kaltim bersama dinas dan lembaga terkait telah berkomitmen untuk terus melakukan  Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di seluruh wilayah Kaltim.

Guna mendukung upaya tersebut Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sudah berkoodinasi dengan Badan  Kepegawaian  Daerah (BKD) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim untuk segera melaksanakan tes urine untuk semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Setdaprov Kaltim.

“Kita sudah menganggarkan, namun pelaksanaannya masih dirahasiakan. Seluruh ASN wajib ikuti tes urine. Kalau ada yang terbukti terlibat narkoba akan dikenakan sanksi berat, hingga diberhentikan tidak secara hormat,” tegas Hadi Mulyadi saat tatap muka dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia Komjen Pol Drs Heru Winarko dengan Forkompinda Kaltim dan komponen masyarakat Kaltim, beberapa waktu lalu.

Menurut Hadi Mulyadi, narkoba sebagai musuh negara dan sudah dicanangkan oleh presiden untuk perang terhadap narkoba, sehingga semuanya harus bekerja keras untuk bersama-sama memberantasnya dengan berkoordinasi dan bersinergi  pemangku kepentingan hingga lapisan masyarakat.

“Kita tidak boleh diam terhadap musuh negara dan kita mulai dari ASN di lingkungan Setdaprov Kaltim dengan melakukan tes urine. Karenanya, ASN sebagai aparatur pemerintah dan pelayan masyarakat wajib terbebas dari pengaruh atau penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim telah menetapkan Kaltim sebagai zona bebas  peredaran dan penggunaan narkoba. Sebab itu, ASN harus mampu menjadi ujung tombak pencegahan dan pemberantasan peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

“ASN yang terlibat narkoba selain merusak diri dan keluarga serta masyarakat juga menciptakan kinerja organisasi tidak profesional dan tidak produktif. Bahkan pelayanan ke masyarakat pun tidak maksimal,” tegas Hadi Mulyadi. (hms)

Dinas Sosial Kaltim Terima Kunjungan Tim Audit BPK dan Irjen Kemsos RI

SAMARINDA –Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan dari tim audit BPK RI dan Irjen Kemsos RI yang bertujuan melakukan audit atau pemeriksaan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN untuk tahun anggaran 2018.

Tim Audit dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemsos RI dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tersebut dijadwalkan menjalankan audit selama 14 hari kerja, terhitung per tanggal 20 Februari 2019.

Sebagai awal pelaksanaan audit oleh dua lembaga tersebut, telah dilakukan entry briefing yang dilangsungkan pada hari Rabu (20/2) siang bertempat di Aula Dinas Sosial Provinsi Kaltim.

Dalam entry briefing tersebut baik tim dari BPK RI maupun Irjen Kemsos RI menyampaikan paparan terkait hal-hal yang akan diaudit dalam keterkaitannya dengan penggunaan anggaran APBN tahun 2018, khususnya bagi empat Unit Kerja atau Bidang-bidang yang menerima dan menggunakan anggaran dari APBN Tahun 2018 meliputi Bidang Linjamsos, Dayasos, Rehsos dan Bidang Penanganan Fakir  Miskin.

Sebagai informasi, kegiatan audit keuangan yang dilakukan BPK RI dan Irjen Kemsos RI tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, sehingga Dinas Sosial Kaltim menyatakan kesiapan mereka menjalani audit tersebut. (hms)

Rakornis Kesos Provinsi Kaltim 2019 Digelar 19 s/d 21 Maret

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memastikan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Kesejahteraan Sosial dan Sinkronisasi Program Tahun 2019 dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 19 s/d 21 Maret 2019 mendatang di Grand Tjokro Hotel, Balikpapan.

Penetapan jadwal pelaksanaan Rakornis Kesos tingkat Provinsi Kaltim tersebut dilakukan setelah melalui koordinasi dan kesepakatan bersama dengan Dinas Sosial Kota Balikpapan.

Rakornis Kesos merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang pembahasan isu-su strategis pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten/kota se Kaltim tentunya dengan harapan terjadinya sinkronisasi program-program antara Dinas Sosial Provinsi Kaltim dengan Kabupaten/kota dengan mengacu program-program Kementerian Sosial RI dalam hal penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kaltim.

Sebagai informasi, sebelumnya Dinas Sosial Kaltim bersama Dinas Sosial Kota Balikpapan selaku tuan rumah telah beberapa kali melakukan rapat khusus membahas persiapan Rakornis Kesos Kaltim Tahun 2019 tersebut, sehingga akhirnya disepakati jadwal pelaksanaan Rakornis Kesos yang akan digelar tanggal 19 s/d 21 Maret 2019.

Tahun 2018 lalu kegiatan ini dilangsungkan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. (hms)

Ini, Rapor Duta Olahraga Dinas Sosial Kaltim di Pesta Olahraga HUT Pemprov Kaltim ke -62

SAMARINDA-Perjuangan para duta olahraga yang membela panji Dinas Sosial Kaltim telah berakhir, Senin (11/2).

Dari empat cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Futsal, Tenis Meja, Bola Voli dan Tarik Tambang, para duta olahraga Dinas Sosial Kaltim telah menunjukkan perjuangan yang luar biasa bahkan tak sedikit yang harus mengalami cedera.

Berikut hasil atau rapor empat cabor yang diikuti para atlet Dinas Sosial Kaltim :

Cabor Tenis Meja yang diwakili pasangan ganda putra, Lamara/Andi Susanto berhasil meraih posisi Runner Up, setelah di final harus mengakui keunggulan wakil dari Dinas PU Kaltim dengan skor akhir 1 : 3.

Sedangkan untuk cabor Futsal, tim putra Dinas Sosial yang tidak diunggulkan dalam turnamen tersebut berhasil mengakhiri kiprah mereka dalam turnamen tersebut di babak 8 besar atau perempatfinal, setelah secara dramatis Abdul Aziz dkk kalah tipis 2 : 3 dari tim Satpol PP.

Sementara itu catatan serupa juga ditorehkan tim voli putra, meski sepanjang turnamen hanya meraih sekali kemenangan yakni saat mengalahkan tim voli  Biro Ekonomi, namun tim bola voli putra juga berhasil finish di babak 8 besar setelah dikalahkan tim voli Dinas Peternakan.

Adapun untuk tarik tambang yang diperkuat Yohanes dkk juga berhasil mengakhiri perjuangan di babak 8 besar.

“Alhamdulillah, secara umum kami puas dengan capaian seluruh atlet Dinas Sosial Kaltim, masih ada kesempatan untuk terus mengembangkan potensi, terlebih untuk futsal dan tenis meja, Dinas Sosial masih memiliki masa depan yang cerah, sehingga layak untuk terus didukung di turnamen-turnamen berikutnya, sekali lagi terimakasih kami ucapkan atas perjuangan seluruh duta olahraga Dinas Sosial Kaltim, tetap semangat,” tegas Manajer sekaligus Ketua Kontingen Dinas Sosial Kaltim, HM. Fuad, yang juga menjabat sebagai Kasi Tata Usaha di UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD) Samarinda,  yang selalu setia mendampingi dan memberikan dukungan baik moral maupun materi terhadap para atlet di seluruh cabor saat bertanding di lapangan. (hms)

Dinas Sosial Siap Ikuti Tiga Cabor

SAMARINDA- Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memastikan akan mengikuti tiga cabang olahraga dalam perlombaan olahraga  antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memeriahkan HUT Pemprov Kaltim ke -62 yang akan mulai berlangsung 1 Februari 2019 mendatang di halaman kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada Nomor 2 Samarinda.

Tiga cabor yang akan diikuti Dinas Sosial Kaltim tersebut meliputi futsal, tenis meja dan tarik tambang.

“Untuk perlombaan kali ini Dinas Sosial akan mengikuti tiga cabor yakni futsal, tenis meja putra dan tarik tambang putra dan putri, persiapan terus kami lakukan untuk mencapai hasil terbaik di perlombaan nanti,” ucap Kasi Tata Usaha Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD) Samarinda, Fuad, seusai menghadiri kegiatan Technical Meeting perlombaan dalam rangka HUT Pemprov Kaltim ke -62 di Kantor Gubernur, Rabu (23/1) siang.

Sebagai informasi, dalam perlombaan kali ini pihak panitia dalam hal ini Biro Umum Setda Provinsi Kalimantan Timur dan Bapor Korpri Kaltim melombakan empat cabor, meliputi futsal, tenis meja, tarik tambang dan bolla volley.

Untuk technical meeting masing-masing cabor sekaligus pencabutan undian pertandindangan akan dilangsungkan pada tanggal 28 Januari 2019 mendatang di kantor Gubernur. (hms)


Melihat Lebih Dekat Persiapan Tim Futsal Dinas Sosial Kaltim

SAMARINDA –Tim Futsal Putra Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memastikan diri siap ambil bagian dalam turnamen Futsal antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka HUT Pemprov Kaltim ke -61 yang akan berlangsung 1 Februari 2019 mendatang di halaman kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada Nomor 2 Samarinda.
Meski persiapan dilakukan secara mandiri alias tanpa sponsor, namun hal itu tak menyurutkan semangat para pemain tim futsal Dinas Sosial Kaltim dalam berlatih guna mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengikuti turnamen tersebut.

Sebagai bentuk persiapan serius, tim futsal Dinas Sosial Kaltim telah melakukan latihan rutin setiap Jumat malam di lapangan Futsal SS di Jl Siradj Salman, Samarinda.

Berikut ini 12 nama pemain terpilih tim futsal Dinas Sosial Kaltim :

1. Abdul Aziz (Sub Bag Umum)
2. M. Rusdiansyah (Bidang Linjamsos)
3. Herman (Bidang Dayasos)
4. Mairin Sudarto (Sub Bag Perencanaan Program)
5. Maredi A. (Sub Bag Umum)
6. Nano S. (Sub Bag Umum)
7. Irfan Amrullah (Bidang Rehsos)
8. Ricko Saputra (Sub Bag Perencanaan Program)
9. Rizki Nanda P. (Sub Bag Perencanaan Program)
10. Yusuf Rafli (PSBR)
11. Aji Yudo (Sub Bag Keuangan)
12. Trianto. (PSBR)

Sebagai bagian dari persiapan, tim futsal Dinas Sosial Kaltim pada Jumat malam (25/1) nanti akan menggelar laga eksibisi melawan tim kuat yakni tim futsal Sub Bag Umum, laga tersebut dipastikan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tim futsal Dinas Sosial Kaltim tersebut mengingat kualitas tinggi para pemain Sub Bag Umum yang dihuni para mantan pemain berlabel bintang. (hms)

Tahun 2018, Realisasi Keuangan Dinas Sosial Kaltim 90, 63 %

SAMARINDA –Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan realisasi keuangan yang bersumber pada APBD Tahun 2018 per tanggal 31 Desember 2018 sebesar 90, 63%, sedangkan untuk realisasi fisik, Dinas Sosial Kaltim mencatatkan realisasi sebesar 93, 18 %.

Realisasi Keuangan 90, 63 % tersebut terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar 89, 14 % (keuangan), dan Realisasi Fisik 89, 14 %, serta Belanja Langsung (BL) sebesar 93, 12 % (keuangan) serta fisik 100 %.

Selain capaian realisasi penggunaan APBD Kaltim Tahun 2018, Dinas Sosial Kaltim juga mencatatkan realisasi keuangan bersumber dari APBN 2018 sebesar 97, 13 % dan realisasi fisik 99, 66 %.

Realisasi dana APBN terdiri dari, Belanja Dekonsentrasi (DK) : 97, 76 % (keuangan) dan 99, 60 % (fisik), serta Belanja Tugas Pembntuan (TP) : 93, 86 % (keuangan) dan 100 % (fisik). (hms)

Rakornis Kesos 2019 Diagendakan Berlangsung Awal Bulan Maret

SAMARINDA –Berdasarkan hasil rapat terbatas persiapan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 yang dipimpin Plt Kadis Sosial Kaltim, Drs. H. Khairul Saleh, M.Si, Senin (7/1) lalu dengan diikuti para pejabat eselon III (Administrator) terdiri dari Sekretaris, Kepala  Bidang dan Kepala UPTD dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim, disepakati bahwa kegiatan Rakornis Kesos 2019 diagendakan akan dilangsungkan pada awal Bulan Maret 2019 mendatang di Kota Balikpapan.

Meski begitu, jadwal pelaksanaan Rakornis Kesos 2019 tersebut masih bersifat tentatif atau masih memiliki kemungkinan berubah, hal itu disesuaikan dengan situasi dan kondisi terkait agenda kedinasan lainnya.

“Harapan kami kegiatan Rakornis bisa dilaksanakan pada awal Bulan Maret 2019 nanti di Kota Balikpapan, namun untuk kepastian tanggal atau hari H tentunya masih memerlukan kajian dan koordinasi baik di internal Dinas Sosial Kaltim maupun teman-teman di Dinas Sosial Kota Balikpapan selaku tuan rumah, termasuk didalamnya dalam hal penentuan tempat atau lokasi pelaksanaan Rakornis nanti,” papar Khairul.

Sebagai informasi, kegiatan Rakornis Kesos merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setahun sekali oleh Dinas Sosial Kaltim, dengan melibatkan peserta dari instansi sosial Kabupaten/kota se Kaltim, ajang tersebut merupakan momen strategis dalam membahas seluruh isu pembangunan kesejahteraan sosial di Kaltim.

Penunjukan Kota Balikpapan sebagai tuan rumah Rakornis Kesos 2019 merupakan kesepakatan bersama peserta Rakornis Kesos 2018 lalu yang berlangsung di Sangatta, Kutai Timur. (hms)

Apel Pagi Pegawai Cukup Seminggu Sekali !

SAMARINDA –Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 061.2/098/B.Org, tertanggal 4 Januari 2019 tentang Pelaksanaan Apel Pagi di Lingkungan Pemprov Kaltim.

Mengacu pada SE Gubernur Kaltim tersebut, maka ketentuan apel pagi pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim adalah sebagai berikut :

  • Apel pagi dilaksanakan setiap hari Senin
  • Waktu pelaksanaan apel pagi adalah pukul 07.30 Wita
  • Pengisian Daftar Absen Pagi mulai dilakukan 15 menit sebelum apel pagi diselenggarakan dan berakhir selambat-lambatnya pukul 07.45 Wita
  • Selain ketentuan apel pagi pegawai tiap hari Senin, seluruh OPD di lingkup Pemprov Kaltim juga diwajibkan melaksanakan Apel Pagi tiap tanggal 17 dengan pakaian Korpri lengkap bagi ASN dan putih biru bagi pegawai kontrak, kecuali terdapat peringatan hari besar nasional dalam  bulan yang sama, maka pelaksanaan apel pagi digabung dengan peringatan hari besar nasional tersebut.

Surat Edaran Gubernur Kaltim tersebut efektif mulai dilaksanakan di seluruh OPD di lingkup Pemprov Kaltim termasuk Dinas Sosial terhitung hari Selasa (8/1).

Surat Edaran tersebut juga ditembuskan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, sera Menteri Dalam Negeri. (hms)

Rapat Terbatas Persiapan Rakornis Kesos Tahun 2019

SAMARINDA– Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur pada hari Senin (7/1) menggelar kegiatan Rapat Terbatas (Ratas) Persiapan Rapat Koordinasi Kesejahteraan Sosial atau Temu Konsultasi Instansi Sosial se Kaltim Tahun 2019 yang menurut rencana akan dilangsungkan di Kota Balikpapan.

Ratas persiapan Rakornis Kesos 2019 tersebut dipimpin oleh Plt Kadis Sosial Kaltim, Drs. H. Khairul Saleh, M.Si, serta diikuti para pejabat eselon III (Administrator) terdiri dari Sekretaris, HM. Yusuf, M.Si, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Drs. H. Ahmadin, M.Si, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dra. Hj. Hertati, M.Si, Kabid Pemberdayaan Sosial, Drs. Ayi Hikmat, M.Si, serta para Kepala UPTD di bawah naungan Dinas Sosial Kaltim.

“Kegiatan Rakornis Kesos merupakan kegiatan yang sangat penting bagi Instansi Sosial se Kaltim, sehingga diperlukan persiapan sebaik mungkin sebelum dilaksanakannya kegiatan tesebut, tentunya dimulai dari koordinasi antar unit kerja di lingkungan Dinas Sosial Kaltim terkait keperluan-keperluan pendukung demi suksesnya kegiatan tersebut,” papar Khairul Saleh.

Selain membahas hal-hal pendukung keperluan Rakornis Kesos, rapat tersebut juga membahas jadwal atau waktu pelaksanaan kegiatan, tentunya harus melalui kesepakatan bersama seluruh unit kerja di lingkungan Dinas Sosial Kaltim sehingga diharapkan nantinya tidak berbenturan dengan jadwal atau kegiatan penting lainnya. (hms)