Evaluasi Tenaga Kontrak

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim HM Agus Hari Kesuma didampingi Sekretaris, Muhammad Yusuf, dan Kasub Bagian Umum, Nurdiana, Selasa (30/6) pagi, memimpin rapat evaluasi tenaga kontrak di lingkungan Dinas Sosial Kaltim.Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Aula Dinas Sosial Kaltim, Jl Basuki Rahmat Nomor 76 Samarinda, Agus menekankan, bahwa evaluasi kinerja terhadap tenaga kontrak merupakan hal yang biasa dilakukan dalam sebuah institusi atau lembaga pemerintahan.

“Evaluasi tenaga kontrak ini meliputi kinerja, pengenalan tupoksi, etika dan penyegaran, jadi mutasi atau rolling pegawai merupakan sesuatu yang wajar,” tegas Agus.

Menurutnya, selama ini belum pernah dilakukan mutasi bagi tenaga kontrak di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, sehingga hal itu perlu dilakukan guna memberikan pembelajaran bahwa mutasi merupakan hal biasa dalam kepegawaian.

Tak hanya evaluasi tenaga kontrak di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, evaluasi serupa juga akan dilakukan bagi tenaga kontrak di 5 UPTD dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim, meliputi UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Nirwana Puri, UPTD Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Harapan Mulia, UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD), UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Harapan (PSAAH), serta Panti Sosial Bina Remaja (PSBR). (mc)

Dinas Sosial Ikuti Rapat Paripurna ke -13 DPRD Kaltim

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim HM Agus Hari Kesuma dalam hal ini diwaliki Kasub Bagian Perencanaan Program, Doni Julfiansyah, Selasa (30/6), secara virtual menghadiri kegiatan Rapat Paripurna ke -13 tentang Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019.

Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, didampingi Wakil Ketua lainnya dalam hal ini Sigit Wibowo, serta dihadiri 29 orang anggota DPRD Kaltim.

Sementara itu dari pihak eksekutif, Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Kaltim, HM. Sa`bani hadir langsung di gedung DPRD Kaltim mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.

Turut hadir secara virtual dalam kegiatan ini adalah perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim. (mc)

Wagub Monitoring Penyaluran BSM Covid -19 di Dome Balikpapan

BALIKPAPAN -Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, Senin (29/6) melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Masyarakat (BSM) APBD Kaltim bagi masyarakat terdampak pandemi Covid -19 yang berlangsung di Dome, Balikpapan.

Dalam kunjungan ini Wagub didampingi Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim, Jauhar Efendi, Kadis Sosial Kaltim HM Agus Hari Kesuma, Kepala Biro Kesra, Elto, Kadis Sosial Balikpapan, Purnomo, serta Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara, Hairuzzaman.

“BSM ini merupakan bantuan stimulan dari Pemprov Kaltim yang jumlahnya mungkin tidak seberapa, tapi harapan kami bantuan ini dapat setidaknya membantu meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid -19 di Kaltim,” papar Hadi dalam sambutannya.

Hadi mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk terus berdoa dan tetap produktif dalam menghadapi pandemi Covid -19 ini tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Mari sama-sama terus berdoa, semoga pandemi ini segera berlalu, dan kehidupan kembali normal, dengan begitu insya allah program-program pembangunan daerah akan kembali berjalan,” jelasnya.

Secara simbolis Hadi juga menyerahkan kartu ATM kepada perwakilan penerima bantuan.

Sebagai informasi, pelaksanaan penyaluran BSM di Dome, Balikpapan, hari ini pihak Bankaltimtara menyalurkan bantuan bagi 1.616 orang yang berasal dari Kelurahan Klandasan Ilir.

Adapun untuk jadwal penyaluran bantuan pada hari Selasa (30/6) sebanyak 1.616 orang (Klandasan Ilir), dan pada hari Rabu (1/7) mendatang sebanyak 887 orang (Prapatan). (mc)

Gubernur : Kelola BSM Harus Ekstra Hati-hati !

SAMARINDA -Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si, secara terbuka mengakui bahwa penyaluran Bantuan Sosial Masyarakat (BSM) yang bersumber dari APBD Kaltim bagi masyarakat terdampak Covid -19 di Kaltim terlambat.

Menurutnya, diperlukan kehati-hatian yang ekstra dalam mengelola anggaran daerah termasuk dalam hal penyaluran BSM, keterlambatan penyaluran BSM disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah permasalahan tumpang tindih data yang menguras waktu dan tenaga tim verifikasi dan validasi data.

“Perlu kami sampaikan kepada yang terhormat teman-teman di DPRD Kaltim, kami akui, penyaluran BSM di Kaltim terlambat, namun harus diketahui bersama kenapa keterlambatan itu terjadi, BSM pada awalnya dari pemerintah pusat menyatakan tidak ada pajak, tidak ada biaya materai, namun ternyata ada biaya materai yang dibebankan kepada penerima, dan yang terjadi di lapangan hal itu dianggap korupsi atau pemotongan bantuan yang dilakukan petugas. Ini baru salah satu contoh saja, dan tentunya ini menjadi tanggung jawab kami, karena seolah-olah bantuan dipotong,” ungkap Isran saat menghadiri Rapat Paripurna ke – 11 DPRD Kaltim dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemprov Kaltim Tahun Anggaran 2019 yang meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di Gedung D Lantai 6 DPRD Kaltim, Jl Teuku Umar, Karang Paci, Senin (29/6).


Lebih lanjut Isran mengungkapkan, diperlukan kehati-hatian ekstra dalam hal pengelolaan BSM yang bersumber pada APBD Kaltim tersebut, hal itu untuk menghindari potensi terjadinya pelanggaran hukum yang dilakukan pengelola anggaran.


“Dalam pengelolaan hingga penyaluran BSM ini ada pendampingan dari Kejati, pendampingan dan pengawalan dari Kepolisian, serta pengawasan dari KPK, jadi kita harus ekstra hati-hati, jangan sampai ada pelanggaran aturan,” jelasnya.


Sementara itu terkait masih adanya keluhan-keluhan dari beberapa kelompok masyarakat yang mengaku belum masuk dalam daftar penerima BSM tersebut, Isran menegaskan bahwa dasar atau acuan Pemprov Kaltim dalam menentukan penerima bantuan sudah jelas yakni mengacu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


“Sebagai contoh tadi saya mendengar di radio, ada warga Makroman mengeluh belum mendapat bagian (BSM, red), tapi ternyata dia bisa nelpon pake WA (Whatsapp, red), saya tegaskan lagi ini bukan masalah belum mendapat bagian, karena sekarang ini banyak sekali warga yang pura-pura miskin, namun sebaliknya ada juga warga yang tahu diri, jadi mohon semua pihak dapat memahami aturan yang ada sehingga kita semua sama-sama nyaman, sehingga tahun 2020 ini nanti pengelolaan keuangan APBD Kaltim bisa mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lagi,” tegas Isran.


Meski penyaluran BSM terlambat, namun Isran menegaskan kembali jajarannya akan terus bekerja keras dalam menangani dampak pandemi Covid -19 di Kaltim ini.


“Kami mohon maaf jika ternyata penanganan Covid -19 di Kaltim belum maksimal, namun sekali lagi hal itu dikarenakan beberapa faktor yang saya sebutkan tadi, kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menangani permasalahan ini, harapan kami atau harapan kita semua tentunya agar pandemi ini segera berakhir, sehingga kita semua bisa hidup normal lagi,” tutupnya.


Sebagai informai, pada tanggal 16 Maret 2020 pukul 13.30 Wita lalu, Gubernur didampingi Wakil Gubernur serta jajarannya sempat mengumumkan siap melakukan local lockdown guna mencegah penyebaran Covid -19 di Kaltim, namun ternyata selang beberapa saat kemudian Presiden Joko Widodo menyampaikan larangan bagi seluruh daerah melakukan local lockdown, dengan alasan kebijakan penutupan daerah menjadi kewenangan pemerintah pusat, sehingga karena taat aturan, Pemprov Kaltim pun urung melakukan local lockdown. (mc)

Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Kaltim 2019

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim HM Agus Hari Kesuma dalam hal ini diwakili Sekretaris, Muhammad Yusuf, didampingi Kasub Bagian Perencanaan Program, Doni Julfiansyah, Senin (29/6) siang, menghadiri secara virtual kegiatan Rapat Paripurna ke – 11 DPRD Kaltim dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemprov Kaltim Tahun Anggaran 2019 yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim, Isran Noor, didampingi Wakil Gubernur, Hadi Mulyadi menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah.

Rapat Paripurna yang dilangsungkan di Gedung D Lantai 6 DPRD Kaltim, Jl Teuku Umar, Karang Paci, ini dipimpin Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, serta turut dihadiri secara virtual oleh perwakilan OPD lain di lingkungan Pemprov Kaltim. (mc)

Dialog Interaktif Penyaluran BSM Covid -19

SAMARINDA -Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, HM Agus Hari Kesuma dalam hal ini diwakili Sekretaris, Muhammad Yusuf, Senin (29/6), bertindak sebagai nara sumber dalam Dialog Interaktif yang mengangkat tema `Penyaluran Bantuan Sosial Masyarakat` bagi masyarakat terdampak Covid -19, yang digelar secara live virtual oleh RRI Samarinda.

Dialog Interaktif yang dipandu reporter RRI Samarinda, Marga Rahayu, turut menghadirkan dua nara sumber lainnya yakni Kadis Sosial Kota Samarinda, Ridwan Tassa, serta Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Yusuf, memaparkan bahwa penyaluran BSM Covid -19 yang bersumber dari APBD Kaltim itu telah mulai dilaksanakan dimulai di Kota Balikpapan pada 19 Juni, dan dilanjutkan Kutai Kartanegara pada 23 Juni 2020.

“Sampai dengan hari ini, progress atau capaian realisasasi penyaluran BSM ini berada di angka 64, 59 persen, kami targetkan di akhir bulan Juni ini bisa realisasi mencapai 70 persen,” papar Yusuf.

Yusuf menambahkan, pihaknya optimis target tersebut dapat terpenuhi, mengingat pelaksanaan penyaluran BSM yang ditangani dua bank penyalur yakni Bankaltimtara dan BRI, setiap hari terus lakukan proses penyaluran kepada masyarakat penerima bantuan.

“Jumlah keseluruhan penerima BSM di 10 Kabupaten/kota di Kaltim sebanyak 41,549 orang, yang mana Balikpapan tercatat sebagai daerah dengan penerima BSM terbanyak yaitu 28,306 orang, atau lebih dari 50 persen dari total keseluruhan penerima bantuan, sehingga kami optimis target 70 persen di akhir Juni ini dapat tercapai,” jelasnya.

Sementara itu terkait pelaksanaan penyaluran BSM di Kabupaten/kota lainnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk segera melaksanakan proses penyaluran bantuan tentunya melalui Bankaltimtara dan BRI. (mc)

Rapat Konsolidasi

SAMARINDA -Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur HM Agus Hari Kesuma, didampingi Sekretaris, Muhammad Yusuf, serta Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, M. Suhaidy, Senin (29/6) pagi, memimpin rapat konsolidasi dengan seluruh pejabat struktural di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, termasuk pejabat struktural 5 UPTD dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim.

Dalam kesempatan ini Kadis Sosial menekankan pentingnya konsolidasi dalam sebuah organisasi.

“Selain sebagai ajang untuk evaluasi kinerja, konsolidasi ini penting dilakukan untuk meningkatkan tali silaturahim, solidaritas serta tenggang rasa antar sesama pegawai di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, diharapkan keluarga besar Dinas Sosial kompak dan solid, baik dalam suka dan duka,” papar Agus.

Lebih lanjut Agus menekankan agar seluruh pegawai khususnya para pejabat struktural di lingkungan Dinas Sosial Kaltim untuk tetap terus menjaga kondusivitas di lingkungan kerja masing-masing.

“Kita harus memiliki rasa senasib dan sepenanggungan dengan sesama, karena pada prinsipnya Dinas Sosial ini sebuah kesatuan,” jelasnya. (mc)

Dinas Sosial Jalin MoU dengan Kanwil Kemenkumham Kaltim

SAMARINDA -Kepala Dinas Sosial Kaltim, HM Agus Hari Kesuma, Jum’at (26/6) siang, melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama (MoU) dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kaltim, Agus Subandriyo.

Penandatanganan MoU dalam rangka kerjasama ‘Ketersediaan Data dan Pembinaan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan dan Klien Pemasyarakatan Perempuan’ khususnya di UPTD Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Harapan Mulia yang merupakan UPTD dibawah naungan Dinas Sosiak Kaltim tersebut dilangsungkan di kantor Kanwil Kemenkumham Kaltim, Jl MT Haryono Nomor 38, Samarinda.

“Tujuan dari MoU ini adalah meningkatkan kerjasama dalam penyediaan data dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan perempuan dan klien pemasyarakatan perempuan di Kaltim baik secara kualitas maupun kuantitas, komprehensif dan profesional,” kata Kadis Sosial.

Sementara itu Kakanwil Kemenkumham, Agus Subandriyo mengatakan pihaknya menyambut baik jalinan kerjasama tersebut.

“Sesuai MoU yang telah ditandatangani, kerjasama ini akan berlangsungselama 3 tahun ke depan, harapan kami tentunya kerjasama ini bisa berjalan baik dan membawa hal positif bagi kedua belah pihak,” jelasnya.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan MoU tersebut adalah Kepala UPTD PSKW Harapan Mulia, Syarifah Vanda, dan para pejabat Administrator di lingkungan Dinas Sosial, serta para pejabat di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kaltim. (mc)

Kadis Sosial Pimpin Tim Gowes Kunjungi PSBR

SAMARINDA -Kadis Sosial Provinsi Kalimantan Timur HM Agus Hari Kesuma, Jum`at (26/6) pagi, memimpin Tim Gowes melanjutkan misi olahraga berkah sekaligus kunjungan kerja ke UPTD Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Samarinda, di Jl DI Panjaitan Perum Indovice, Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Rombongan Tim Gowes disambut oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Advokasi UPTD PSBR Samarinda, Aswari.

Dalam kunjungan kali ini, Kadis Sosial didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ahmadin, serta para pejabat pengawas, menyempatkan diri melihat langsung kegiatan pembuatan tanaman hidroponik yang dilakukan klien UPTD PSBR dalam hal ini Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang menjalani masa rehabilitasi di UPTD tersebut.

Sebagai informasi, UPTD PSBR merupakan UPTD ke empat yang dikunjungi Tim Gowes Dinas Sosial Kaltim, setelah sebelumnya juga telah mengunjungi tiga UPTD lain yaitu UPTD Panti Sosial Anak Harapan (PSAH), Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Nirwana Puri, serta Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Karya Wanita.

Satu UPTD lainnya yakni UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD) yang ada di Jl HAM Rifaddin, Samarinda Seberang, dijadwalkan akan dikunjungi pada Jum`at (3/6) mendatang. (mc)

`Hujan Bukan Halangan untuk Berbagi`

SAMARINDA -Meski sejak Jum`at (26/6) dini hari Kota Samarinda diguyur hujan lebat, namun kondisi itu tak menghalangi dan tak menyurutkan niat untuk berbagi dengan sesama.

Seperti yang telah menjadi rutinitas di hari Jum`at, jajaran pegawai Dinas Sosial Kaltim tetap antusias menjalankan misi sosial berbagi dengan sesama yang dilaksanakan di kawasan TMP Kesuma Bangsa, Jl Pahlawan No.1 Samarinda. (mc)

#JumatBerkahJumatBerbagi

#NoDayWithoutSolidarity