Kadis Sosial Terima Penghargaan Graduasi KPM PKH Tertinggi Nasional

MAKASSAR- Kadis Sosial Provinsi Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, mewakili Gubernur Kaltim, Isran Noor, Rabu (27/11) malam menerima Penghargaan dari Menteri Sosial RI, Juliari Batubara, sebagai salah satu Provinsi Terbaik dalam keberhasilan Graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Mensos RI di Grand Claro Hotel, Makassar bersamaan dengan pelaksanaan Appreciation Day PKH 2019 yang dihadiri perwakilan Instansi Sosial Provinsi dan Kabupaten/kota se Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Ahmadin, serta Kasi Jaminan Sosial Keluarga, Achmad Rasyidi.

Penghargaan dalam pelaksanaan PKH di Kaltim tersebut merupakan kali kedua diberikan oleh Mensos RI, setelah sebelumnya yakni pada tahun 2013 lalu, Kaltim juga meraih penghargaan sebagai Provinsi dengan Sharing Dana APBD Tertinggi Nasional. (hms)

Rakor Kelembagaan, SDM Perangkat Daerah Urusan Sosial dan Pengelola Kepegawaian di Lingkungan Kemsos RI

JAKARTA -Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, H. Muhammad Yusuf, mewakili Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, pada tanggal 26 s/d 28 November 2019 menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelembagaan, Sumber Daya Manusia (SDM) Perangkat Daerah Urusan Sosial dan Pengelola Kepegawaian di Lingkungan Kementerian Sosial RI, yang dilangsungkan di Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

Kegiatan yang mengangkat tema Optimalisasi Peran Kelembagaan dan SDM Aparatur Dalam Rangka Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju tersebut dibuka Menteri Sosial RI, Juliari Batubara, dengan dihadiri Sekjen Kemsos RI, Hartono Laras, Irjen Kemsos RI, Dadang Iskandar, Dirjen Dayasos, Pepen Nazaruddin, para pejabat eselon 2 dan 3 Kemsos RI, Kadis Sosial Provinsi, Karo Organisasi dan Kepala BKD Provinsi se Indonesia.

Berikut ini beberapa arahan yang disampaikan Menteri Sosial RI, Juliari Batubara, saat membuka kegiatan tersebut :

  • Dalam bekerja mari kita menjadi super team, bukan Superman.
  • Hilangkan kebiasaan2 lama yang tidak produktif dan merusak semangat kerja team, seperti saling fitnah dan menggunakan medsos sebagai sarana saling menjatuhkan.
  • Bekerjalah dengan hati yang gembira.
  • Perampingan eselon 3 dan 4 dilingkungan Kemensos RI akan dilakukan secara bertahap dan tidak akan merugikan siapapun, Pak Menteri akan berdiri di depan untuk pembahasan tersebut.
  • Pak Menteri sangat bangga menjadi Menteri Sosial RI bukan menteri yang lain, karena beliau dipilih oleh Tuhan utk diberikan tugas membantu orang yang susah, ini menjadi jalan yang lurus menuju Surga (Amiiin ya Allah YRA).
  • Perubahan tehnologi telah merubah cara kerja kita, Presiden akan sangat fokus pada peningkatan kualitas SDM termasuk SDM Kesos dan Pekerja Sosial.
  • Mari hidup sederhana jangan berlebihan dan bergaya bermewah mewahan, hargai perasaan orang miskin dan tidak mampu.
  • Utamakan keluarga, jangan sampe sukses di kantor tapi keluarga berantakan.
  • Syukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita saat ini, pangkat dan jabatan, bekerjalah dengan kualitas dan empati utk PMKS, mereka tidak beruntung, kita yang beruntung, bisa saja suatu saat posisi itu ditukar oleh Tuhan, bersyukurlah, gunakan hati saat bersama mereka. (hms/mc)

Rakor Program Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM.Agus Hari Kesuma, Senin (25/11) pagi membuka sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan ‘Rapat Koordinasi Program Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS’ yang dilaksanakan oleh Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial melalui Seksi Tuna Sosial di Ruang Kenohan, Selyca Mulia Hotel, Samarinda.

Dalam sambutannya, Kadis Sosial mengatakan, dalam permasalahan terkait dengan penyalahgunaan atau pecandu serta permasalahan HIV/AIDS, Dinas Sosial Kaltim memiliki peran dan fungsi Rehabilitasi Sosial yaitu proses kegiatan pemulihan secara terpadu baik fisik, mental maupun sosial, sehingga para pecandu atau esk pengguna napza dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat, melalui program pembinaan eks penyandang penyakit sosial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya).

“Dampak sosial ekonomi akibat HIV/AIDS terjadi bukan semata-mata karena jumlah orang terinfeksi yang tinggi, tetapi juga karena sebagian besar korbannya berada pada usia produktif antara 18 s/d 40 tahun,” tegasnya.

Lebih lanjut Kadis Sosial mengatakan bahwa penggunaan dan peredaran narkoba khususnya di Kaltim dari hari ke hari semakin memprihatinkan sehingga mengancam masa depan generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa, oleh karena itu penanganan dan pencegahannya memerlukan kerjasama seluruh pihak di masyarakat untuk bersama-sama pemerintah melakukan deteksi dini dan upaya-upaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan, Sapran AKS, yang juga menjabat sebagai Kasi Tuna Sosial, dalam laporannya menyebutkan, bahwa kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 25 peserta, terdiri dari unsur pemerintah dan unsur organisasi sosial kemasyarakatan.

Adapun untuk nara sumber terdiri dari Dinas Sosial Kaltim, Dinas Kesehatan Kaltim, Komisi Pencegahan Aids/HIV (KPA) serta dari yayasan Sekata. (hms)

`Graduasi KPM PKH dan Pembubuhan NIK Terbanyak`, Kaltim Raih Penghargaan Mensos RI

SAMARINDA –Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program prioritas nasional dari Kementerian Sosial RI yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kaltim selaku koordinator pelaksanaan PKH di Kaltim kembali menorehkan prestasi nasional, yang mana kali ini Kaltim masuk dalam 5 Provinsi terbaik dalam hal `Graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan Pembubuhan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Terbanyak`, sehingga berhak menerima Penghargaan dari Menteri Sosial RI, Juliari Batubara.

Penyerahan penghargaan bagi Kaltim sebagai satu dari 5 Provinsi terbaik dalam pelaksanaan `Graduasi KPM PKH dan Pembubuhan NIK Terbanyak` tersebut menurut rencana akan dilangsungkan di Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Rabu (27/11) mendatang.

Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, dijadwalkan akan mewakili Gubernur Kaltim, Isran Noor, untuk menerima langsung penghargaan dari Mensos RI tersebut.

Selain Kaltim, 4 (empat) Provinsi lain yang juga akan menerima penghargaan serupa adalah Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Sebagai informasi, sebelum penghargaan ini, pada tahun 2013 lalu Kaltim juga pernah menerima penghargaan dari Mensos RI terkait pelaksanaan PKH yakni sebagai Provinsi dengan `Sharing Dana APBD Tertinggi Tingkat Nasional`. (hms)

Kadis Sosial Hadiri Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2019

BALIKPAPAN -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, didampingi Sekretaris, H.Muhammad Yusuf dan Kabid Penanganan Fakir Miskin, Hj.Hertati, Rabu (20/11) menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, yang dilangsungkan di Le Grandeur Hotel, Balikpapan.

Kegiatan yang digelar Bappeda Kaltim tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, serta turut dihadiri perwakilan pimpinan OPD di lingkup Pemprov Kaltim.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi menyampaikan materi dengan tema Kebijakan Percepatan Penurunan Kemiskinan di Kaltim.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut Kadis Sosial juga bertindak sebagai nara sumber, dengan menyampaikan materi dengan tema ‘Mekanisme Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dalam Pencapaian Sasaran Program Prioritas Penanggulangan Kemiskinan di Kaltim’.(hms)

Audiensi Kadis Sosial dengan LP2M dan Forum CSR Kesos

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma didampingi Sekretaris, H. Muhammad Yusuf, Kabid Pemberdayaan Sosial, Juraidi, dan Kasi Kelembagaan dan PPSDS, Lair, Senin (18/11) pagi, melakukan audiensi dengan Pusat Penguatan Kelembagaan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman (Unmul) yang dipimpin ketua nya, dalam hal ini Dr. Esti Handayani Hardi, serta Forum CSR Kesejahteraan Sosial Kaltim, yang juga dipimpin Ketua Forum CSR Kesos Kaltim, Fakhrudin Noor, bertempat di ruang rapat Kadis Sosial Jl Basuki Rahmat Nomor 76 Samarinda..

Dalam kesempatan tersebut, LP2M Unmul membahas terkait program Desa Sejahtera Mandiri yang merupakan program dari Kementerian Sosial RI, yang mana setelah melalui beberapa tahapan, akan dilakukan wisuda bagi desa yang terpilih menyandang status sebagai Desa Sejahtera Mandiri yang nantinya mewakili Kaltim di penilaian tingkat nasional, yang mana untuk tahun 2019 terdapat sebanyak 6 desa yang masuk dalam tahap penilaian, meliputi 2 Desa di Kutai Barat, 2 Desa di Kutai Timur dan 2 Desa di Kutai Barat.

Sedangkan untuk Forum CSR Kesos Kaltim yang merupakan mitra Dinas Sosial yang menjembatani komunikasi antara dunia usaha dengan masyarakat, dalam kesempatan tersebut memaparkan terkait rencana roadshow yang akan dilakukan Forum CSR Kesos Kaltim ke kalangan dunia usaha, guna melakukan cross ceck langsung terkait program penyaluran CSR yang dilakukan kalangan dunia usaha. (hms)

Hearing Dinas Sosial dengan Komisi IV DPRD Kaltim

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, bersama para pejabat Administrator dan pejabat Pengawas di lingkungan Dinas Sosial Prov. Kaltim, Senin (18/11) siang memenuhi undangan Komisi IV DPRD Kaltim guna melakukan hearing atau Rapat Dengar Pendapat sebagai mitra kerja.

Hearing antara Dinas Sosial dengan Komisi IV DPRD Kaltim yang dipimpin Rusman Yaqub selaku Ketua Komisi IV, didampingi Wakil Ketua, Salehuddin, dan jajaran anggota Komisi IV lainnya tersebut dilangsungkan di Gedung D Lantai III DPRD Kaltim.

Dalam kesempatan tersebut Kadis Sosial memaparkan terkait tugas pokok dan fungsi yang dijalankan Dinas Sosial Kaltim, sehingga diharapkan dalam menjalankan tugasnya nanti dapat terjalin kerjasama dan koordinasi yang baik dengan jajaran Komisi IV DPRD Kaltim sebagai mitra kerja.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi IV, Rusman Yaqub, menekankan, bahwa maksud dan tujuan hearing dengan Dinas Sosial sebagai mitra kerja tersebut adalah untuk menjalin silaturahim antar mitra kerja. (hms)

Kadis Sosial Buka Kegiatan Diklatsar Relawan Bencana Muhammadiyah Kaltim

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM.Agus Hari Kesuma, Jum’at (15/11) siang membuka kegiatan ‘Pendidikan dan Latihan Dasar Relawan Bencana Muhamadiyah Kaltim’ bertempat di Kompleks Perguruan Muhamadiyah, SD Muhamadiyah 05, Jl Jakarta, Loa Bakung, Samarinda.

Dalam sambutannya, Kadis Sosial mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim tersebut.

“Harapan kami Diklatsar Relawan Bencana Muhamadiyah ini nantinya semakin meningkatkan kapasitas para relawan, sehingga semakin cakap dan dapat diandalkan saat menjalankan tugas penanggulangan bencana di masyarakat,” tegas Kadis Sosial.

Sebagai informasi, kegiatan Diklatsar Relawan Bencana Muhammadiyah Kaltim tersebut dijadwalkan berlangsung selama 3 hari yakni mulai tanggal 15 s/d 17 November 2019 bertempat di SD Muhammadiyah 05 Loa Bakung, Samarinda. (hms)

Kadis Sosial Buka Kegiatan Diskusi Publik Penyalahgunaan Napza

SAMARINDA –Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, dalam kapasitasnya mewakili Gubernur Kaltim, Dr. Ir. Isran Noor, S.Si, M.Si, pada hari Kamis (14/11) pagi, menghadiri dan membuka kegiatan `Diskusi Publik Penyalahgunaan Napza` yang digelar Yayasan Sekata dan PT. Pertamina Hulu Mahakam bertempat di Harris Hotel, Samarinda.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial saat membacakan sambutan Gubernur Kaltim, mengharapkan agar diskupi publik tersebut dapat memberi manfaat yang baik ke masyarakat luas, dan seluruh stakeholder agar bisa bekerja sama dengan baik untuk dapat menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kalimantan Timur.

“Masyarakat Kaltim khususnya anak-anak dan generasi muda harus dilindungi dari bahaya narkoba, oleh karena itu kita berharap dengan kerja keras pihak berwajib dan didukung masyarakat, diharapkan kasus-kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kaltim dapat diminimalisir,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai langkah dan pendekatan harus dilakukan dalam memerangi peredaran narkoba di Kaltim, utamanya melalui pendekatan bidang agama, sosial, budaya dan bidang-bidang lainnya yang mengarah pada hal-hal positif.

Sebagai informasi, berdasarkan data BNN dan Puslitkes Universita Indonesia, pada tahun 2015 secara nasional Kaltim berada di peringkat ke -3 kasus penyalahgunaan narkoba, sedangkan pada tahun 2016 peringkat Kaltim turun satu strip di posisi ke -4 dibawah DKI Jakarta, Yogyakarta dan Kalimantan Utara.

Dan pada tahun 2017-2018 lalu, peringkat Kaltim kembali turun satu strip di peringkat -5, meski terus mengalami penurunan, kondisi tersebut masih sangat memprihatinkan dan Kaltim masih masuk dalam `Darurat Narkoba` sehingga memerlukan perhatian bersama untuk terus memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kaltim.

Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Direktur Rehabilitasi Napza, Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo, Kepala SKK Migas Kaltim, Direktur PT Pertamina Hulu Mahakam, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kaltim, Muhammad Suhaidy, serta Ketua Yayasan Sekata Kaltim. (hms)

Audiensi Kadis Sosial Kaltim dengan MDMC Kaltim

SAMARINDA -Kadis Sosial Kaltim, HM. Agus Hari Kesuma, didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ahmadin, Selasa (12/11) siang menerima kunjungan dari jajaran pengurus Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Penanggulangan Bencana PWM Kaltim, bertempat di ruang rapat Kadis Sosial Kaltim, Jl Basuki Rahmat Nomor 76 Samarinda.

Adapun maksud dan tujuan audiensi tersebut adalah memperkenalkan kegiatan MDMC Kaltim, menjalin sinergi dalam penanganan bencana, serta memantapkan kerjasama dalam bidang penanganan bencana dengan Taruna Siaga Bendana (Tagana) dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim.

Adapun jajaran pengurus MDMC Kaltim yang hadir dalam audiensi tersebut diantaranya adalah Ahmad Suparno selaku Wakil Ketua pimpinan wilayah Muhammadiyah Kaltim, Maridi M Dirdjo selaku Sekretaris MDMC Kaltim, Faried R Hidayat selaku Ketua Pelaksanaan Diksar Relawan Muhammadiyah Kaltim, Tamam Habibi selaku Bendahara pelaksanaan Diksar Relawan Muhammadiyah Kaltim, serta Dimas Saputra sebagai sie transportasi pelaksanaan Diksar Relawan Muhammadiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial Kaltim, menyambut baik keberadaan MDMC sebagai lembaga penanggulangan bencana di Kaltim, yang kedepannya diharapkan dapat bersinergi dengan Tagana Kaltim dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di masyarakat.

Dalam audiensi tersebut MDMC Kaltim juga menyampaikan proposal terkait peminjaman peralatan dapur umum guna keperluan Diksar Relawan Muhammadiyah, serta rencana pelibatan nara sumber dari Dinas Sosial Kaltim dalam hal ini Tagana senior sebagai instruktur dalam kegiatan Diksar Relawan Muhammadiyah yang akan dilangsungkan 15 s/d 17 November 2019 mendatang di SD Muhammadiyah 5 Loa Bakung. (hms)