Sosialisasi Perencanaan Program Tahun 2019

SAMARINDA –Sekretariat Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Sub Bagian Perencanaan Program menggelar kegiatan `Sosialisasi Perencanaan Program, Sinkronisasi Program Kesejahteraan Sosial Tahun 2019` bertempat di Swis-Bel Hotel Borneo Samarinda di Jl Mulawarman Nomor 6 Samarinda

Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari yakni mulai tanggal 24 s/d 26 April 2019, dengan melibatkan peserta terdiri dari para Sekretaris dan Kasub Bag Perencanaan Program Dinas Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, serta para pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kaltim.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Kamis (25/4) pagi oleh Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, HM.Yusuf, SE, M.Si, didampingi Kasub Bag Perencanaan Program, Andrian Tirtana.

Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, HM.Yusuf, SE, M.Si, dan Bappeda Kaltim. (hms)

29 April s/d 1 Mei, Pemantapan Pelopor Perdamaian Daerah Tahun 2019

SAMARINDA –Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) dalam hal ini Seksi Penanganan Korban Bencana Sosial (PKBS) akan menggelar kegiatan `Pemantapan Pelopor Perdamaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019` yang akan dilaksanakan pada 29 April s/d 1 Mei 2019 bertempat di Hotel Royal Park di Jl Sentosa No.1 Samarinda.

Dalam kegiatan yang akan melibatkan peserta perwakilan Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim dan Dinas Sosial Kaltim tersebut nantinya akan dilakukan perekrutan Tenaga Pelopor Perdamaian Daerah, dengan persyaratan sebagai berikut :

  • WNI, baik laki-laki maupun perempuan
  • Sehat Jasmani dan Rohani
  • Peduli terhadap perdamaian di lingkungannya
  • Cerdas, peka dan menguasai situasi
  • Membawa SPT yang ditandatangani pejabat yang berwenang

Kegiatan ini merupakan program dari Direktorat PKBS Kementerian Sosial RI yang telah menjadi agenda tahunan dengan keseluruhan beban anggaran melalui sumber pendanaan dana dekonsentrasi (APBN) Tahun 2019.

Selain nara sumber dari Dinas Sosial Kaltim, dalam kegiatan tersebut nantinya pihak panitia juga akan menghadirkan nara sumber dari Direktorat PKBS Kementerian Sosial RI. (hms)

17 April Libur Nasional, ASN Wajib Gunakan Hak Pilih

SAMARINDA –Tanggal 17 April 2019 telah resmi ditetapkan oleh Pemerintah melalui Keputusan Presiden dan didukung Keputusan Gubernur Kaltim sebagai hari libur nasional untuk pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif, oleh karena itu seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim termasuk Dinas Sosial Kaltim diwajibkan untuk menggunakan hak pilih di TPS pada hari pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Mari sama-sama kita sukseskan Pemilu 2019 baik itu Pilpres maupun Pileg dengan cara menggunakan hak pilih kita pada tanggal 17 April 2019 nanti, terlebih tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai hari libur nasional, sehingga wajib hukumnya bagi kita khususnya ASN maupun masyarakat Kaltim pada umumnya untuk menggunakan hak pilih di TPS masing-masing,” tegas Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, dalam berbagai kesempatan.

Hal senada juga diserukan Kepala UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD), Farida MN, saat bertindak sebagai Pembina apel pagi di lingkungan Dinas Sosial Kaltim, Senin (15/4) pagi.

“Sebagai warga negara yang baik, mari sama-sama kita gunakan hak pilih pada tanggal 17 April nanti, karena satu suara saja sangat berpengaruh terhadap kelangsungan nasib bangsa ini 5 tahun ke depan,” tegas Farida di hadapan para pejabat eselon III, eselon IV serta para pegawai keluarga besar Dinas Sosial Kaltim.

Dalam kesempatan tersebut, Farida juga mengajak para ASN di lingkungan Dinas Sosial Kaltim untuk membantu mensosialisasikan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 ke masyarakat luas, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau informasi terkait pelaksanaan Pileg dan Pilpres tersebut. (hms)

Hadi Mulyadi : OPD Wajib `Hidupkan` Humas

SAMARINDA –Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, menekankan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemprov Kaltim untuk sepenuhnya mendukung keberadaan dan peran kehumasan, karena peran kehumasan sangat vital dalam meng-update informasi serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dalam hal ini tiap OPD di lingkungan Pemprov Kaltim dengan masyarakat Kaltim.

“Humas memiliki peran yang vital dalam penyampaian informasi ke masyarakat, karena percuma kita memiliki atau menjalankan program kegiatan namun tidak diketahui masyarakat luas, disitulah peran dan humas, jadi sudah seharusnya seluruh OPD mendukung eksistensi kehumasan,” tegas Hadi dalam arahannya saat membuka kegiatan Rakorda Kominfo se Kaltim yang berlangsung di Blue Sky Hotel, Balikpapan (4/4) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Hadi secara sekilas mencontohkan peran tim humas Pemprov Kaltim yang setiap saat menjalankan tugas meng-update informasi ke masyarakat terkait program-program pembangunan yang dijalankan Pemprov Kaltim, baik melalui media sosial maupun melalui website resmi Pemprov Kaltim.

“Humas ini setiap saat diharuskan meng-update informasi ke masyarakat, sehingga jangan sampai teman-teman humas ini kehabisan pulsa, karena di era android seperti sekarang ini keberadaan pulsa sangat mutlak diperlukan oleh teman-teman di humas, dengan ditunjang alat penunang komunikasi yang memadai, maka hal itu akan mempermudah kinerja humas, dan diharapkan bukan hanya di tim humas Pemprov Kaltim, tim humas OPD juga harus didukung oleh OPD setempat,” jelasnya. (hms)

Hadi Mulyadi : Rakor OPD Harus Punya Visi yang Jelas

SAMARINDA –Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim, harus memiliki visi yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim, dalam arti Rakor OPD jangan sekadar formalitas dan hanya sebatas selesai di `kertas` saja.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, dalam arahannya saat membuka kegiatan Rakor Daerah Bidang Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, di Hotel Blue Sky, Balikpapan, Kamis (4/4).

“Rakor jangan sekadar selesai di kertas saja, rakor harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat demi menunjang  kepastian rakyat Kaltim hidup sejahtera.Setiap rakor harus memiliki visi ke depan yang jelas, jangan sekadar formalitas demi mengejar SPJ semata,” tegas Hadi Mulyadi di hadapan para peserta Rakor dari Dinas Kominfo Kabupaten/kota se Kaltim, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim.

Dalam kesempatan tersebut, Hadi juga menekankan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Kaltim untuk bekerja dengan tulus, iklas dan sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi masyarakat.

“Jika tidak mau kerja keras, maka jangan jadi ASN, jangan ada ASN di Kaltim yang tidur nyenyak sebelum rakyat Kaltim hidup sejahtera, tentunya diperlukan visi, dan rasa tulus, iklas serta bekerja penuh cinta dari para ASN di lingkungan Pemprov Kaltim,” jelasnya.

Sebagai informasi, Rakorda Kominfo se Kaltim tersebut selain diikuti Dinas Kominfo Kabupaten/kota se Kaltim juga turut dihadiri perwakilan dari OPD se Kaltim termasuk Dinas Sosial Kaltim yang dalam hal ini diwakili Kasub Bag Umum, Dra. Hj. Soeginik.

Adapun bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut, meliputi Kementerian Kominfo RI, Kementerian Dalam Negeri RI, Dinas Kominfo Kaltim, GM Indonesia Coment Plus, serta GM Inixindo. (hms)