Ini, Tema Rakornis Kesos 2019

SAMARINDA –Rapat Koordinasi Teknis dan Sinkronisasi Program Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019, dipastikan akan dilangsungkan 19 s/d 21 Maret 2019 mendatang di Kota Balikpapan.

Adapun tema yang akan diangkat dalam Rakornis tersebut adalah `Sinergitas Program Pembangunan Kesejahteraan Sosial untuk Mewujudkan Kalimantan Timur Berdaulat`.

Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, HM.Yusuf, M.Si, mengatakan, kegiatan tersebut menurut rencana akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Balai Kota Balikpapan untuk acara pembukaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Selasa (19/2) malam, dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan Rakornis Kesos yang akan dipusatkan di Grand Tjokro Hotel, di Jl Marsma R.Iswahyudi No.21, Sepinggan, Balikpapan Selatan. (hms)

Pemprov Kaltim Segera Tes Urine Seluruh ASN

SAMARINDA – Pemprov Kaltim bersama dinas dan lembaga terkait telah berkomitmen untuk terus melakukan  Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di seluruh wilayah Kaltim.

Guna mendukung upaya tersebut Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sudah berkoodinasi dengan Badan  Kepegawaian  Daerah (BKD) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim untuk segera melaksanakan tes urine untuk semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Setdaprov Kaltim.

“Kita sudah menganggarkan, namun pelaksanaannya masih dirahasiakan. Seluruh ASN wajib ikuti tes urine. Kalau ada yang terbukti terlibat narkoba akan dikenakan sanksi berat, hingga diberhentikan tidak secara hormat,” tegas Hadi Mulyadi saat tatap muka dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia Komjen Pol Drs Heru Winarko dengan Forkompinda Kaltim dan komponen masyarakat Kaltim, beberapa waktu lalu.

Menurut Hadi Mulyadi, narkoba sebagai musuh negara dan sudah dicanangkan oleh presiden untuk perang terhadap narkoba, sehingga semuanya harus bekerja keras untuk bersama-sama memberantasnya dengan berkoordinasi dan bersinergi  pemangku kepentingan hingga lapisan masyarakat.

“Kita tidak boleh diam terhadap musuh negara dan kita mulai dari ASN di lingkungan Setdaprov Kaltim dengan melakukan tes urine. Karenanya, ASN sebagai aparatur pemerintah dan pelayan masyarakat wajib terbebas dari pengaruh atau penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim telah menetapkan Kaltim sebagai zona bebas  peredaran dan penggunaan narkoba. Sebab itu, ASN harus mampu menjadi ujung tombak pencegahan dan pemberantasan peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

“ASN yang terlibat narkoba selain merusak diri dan keluarga serta masyarakat juga menciptakan kinerja organisasi tidak profesional dan tidak produktif. Bahkan pelayanan ke masyarakat pun tidak maksimal,” tegas Hadi Mulyadi. (hms)

Dinas Sosial Kaltim Terima Kunjungan Tim Audit BPK dan Irjen Kemsos RI

SAMARINDA –Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan dari tim audit BPK RI dan Irjen Kemsos RI yang bertujuan melakukan audit atau pemeriksaan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN untuk tahun anggaran 2018.

Tim Audit dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemsos RI dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tersebut dijadwalkan menjalankan audit selama 14 hari kerja, terhitung per tanggal 20 Februari 2019.

Sebagai awal pelaksanaan audit oleh dua lembaga tersebut, telah dilakukan entry briefing yang dilangsungkan pada hari Rabu (20/2) siang bertempat di Aula Dinas Sosial Provinsi Kaltim.

Dalam entry briefing tersebut baik tim dari BPK RI maupun Irjen Kemsos RI menyampaikan paparan terkait hal-hal yang akan diaudit dalam keterkaitannya dengan penggunaan anggaran APBN tahun 2018, khususnya bagi empat Unit Kerja atau Bidang-bidang yang menerima dan menggunakan anggaran dari APBN Tahun 2018 meliputi Bidang Linjamsos, Dayasos, Rehsos dan Bidang Penanganan Fakir  Miskin.

Sebagai informasi, kegiatan audit keuangan yang dilakukan BPK RI dan Irjen Kemsos RI tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, sehingga Dinas Sosial Kaltim menyatakan kesiapan mereka menjalani audit tersebut. (hms)

Rakornis Kesos Provinsi Kaltim 2019 Digelar 19 s/d 21 Maret

SAMARINDA -Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memastikan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Kesejahteraan Sosial dan Sinkronisasi Program Tahun 2019 dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 19 s/d 21 Maret 2019 mendatang di Grand Tjokro Hotel, Balikpapan.

Penetapan jadwal pelaksanaan Rakornis Kesos tingkat Provinsi Kaltim tersebut dilakukan setelah melalui koordinasi dan kesepakatan bersama dengan Dinas Sosial Kota Balikpapan.

Rakornis Kesos merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang pembahasan isu-su strategis pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten/kota se Kaltim tentunya dengan harapan terjadinya sinkronisasi program-program antara Dinas Sosial Provinsi Kaltim dengan Kabupaten/kota dengan mengacu program-program Kementerian Sosial RI dalam hal penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kaltim.

Sebagai informasi, sebelumnya Dinas Sosial Kaltim bersama Dinas Sosial Kota Balikpapan selaku tuan rumah telah beberapa kali melakukan rapat khusus membahas persiapan Rakornis Kesos Kaltim Tahun 2019 tersebut, sehingga akhirnya disepakati jadwal pelaksanaan Rakornis Kesos yang akan digelar tanggal 19 s/d 21 Maret 2019.

Tahun 2018 lalu kegiatan ini dilangsungkan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. (hms)

Ini, Rapor Duta Olahraga Dinas Sosial Kaltim di Pesta Olahraga HUT Pemprov Kaltim ke -62

SAMARINDA-Perjuangan para duta olahraga yang membela panji Dinas Sosial Kaltim telah berakhir, Senin (11/2).

Dari empat cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Futsal, Tenis Meja, Bola Voli dan Tarik Tambang, para duta olahraga Dinas Sosial Kaltim telah menunjukkan perjuangan yang luar biasa bahkan tak sedikit yang harus mengalami cedera.

Berikut hasil atau rapor empat cabor yang diikuti para atlet Dinas Sosial Kaltim :

Cabor Tenis Meja yang diwakili pasangan ganda putra, Lamara/Andi Susanto berhasil meraih posisi Runner Up, setelah di final harus mengakui keunggulan wakil dari Dinas PU Kaltim dengan skor akhir 1 : 3.

Sedangkan untuk cabor Futsal, tim putra Dinas Sosial yang tidak diunggulkan dalam turnamen tersebut berhasil mengakhiri kiprah mereka dalam turnamen tersebut di babak 8 besar atau perempatfinal, setelah secara dramatis Abdul Aziz dkk kalah tipis 2 : 3 dari tim Satpol PP.

Sementara itu catatan serupa juga ditorehkan tim voli putra, meski sepanjang turnamen hanya meraih sekali kemenangan yakni saat mengalahkan tim voli  Biro Ekonomi, namun tim bola voli putra juga berhasil finish di babak 8 besar setelah dikalahkan tim voli Dinas Peternakan.

Adapun untuk tarik tambang yang diperkuat Yohanes dkk juga berhasil mengakhiri perjuangan di babak 8 besar.

“Alhamdulillah, secara umum kami puas dengan capaian seluruh atlet Dinas Sosial Kaltim, masih ada kesempatan untuk terus mengembangkan potensi, terlebih untuk futsal dan tenis meja, Dinas Sosial masih memiliki masa depan yang cerah, sehingga layak untuk terus didukung di turnamen-turnamen berikutnya, sekali lagi terimakasih kami ucapkan atas perjuangan seluruh duta olahraga Dinas Sosial Kaltim, tetap semangat,” tegas Manajer sekaligus Ketua Kontingen Dinas Sosial Kaltim, HM. Fuad, yang juga menjabat sebagai Kasi Tata Usaha di UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma (PSPAD) Samarinda,  yang selalu setia mendampingi dan memberikan dukungan baik moral maupun materi terhadap para atlet di seluruh cabor saat bertanding di lapangan. (hms)