Berita

‘Dinsos Kaltim Gelar Rapat Koordinasi Dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024’

‘Dinsos Kaltim Gelar Rapat Koordinasi Dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024’

SANGATTA – Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah, Diddy Rusdiansyah Anan Dani membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial se-Kalimantan Timur tahun 2024 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Sangatta, Kutai Timur, Kamis (16/05/24).

Tahun 2024, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) didaulat menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial se-Kalimantan Timur.

Rapat koordinasi tersebut mengusung tema “Sinergitas Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Untuk Antisipasi Dampak Sosial di Kalimantan Timur Sebagai Serambi Ibu kota Nusantara (IKN)”.

Mengawali sambutannya, Diddy Rusdiansyah menyampaikan bahwa hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kaltim membawa dampak positif berupa perkembangan pembangunan dan ekonomi yang pesat, namun juga dampak negatif seperti peningkatan jumlah penduduk. Oleh karena itu, perlu adanya mitigasi sedari awal oleh seluruh elemen, salah satunya Dinas Sosial sebagai leading sektor penanganan masalah sosial kemasyarakatan. 

“Jadi kegiatan ini bukan rapat sepele, perlu sinkronisasi program semua pemangku kebijakan dalam mengatasi kemiskinan di Kaltim,” ujarnya. Ia meminta agar rapat ini dapat memutuskan rumusan untuk menyusun kebijakan penanganan PMKS,” ucapnya. 

Lanjut Diddy mengatakan, adanya IKN juga harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh lapisan masyarakat yang ada di 10 Kabupaten/Kota yang menjadi bagian penting pembangunan IKN. 

“Kaltim itu luar biasa selain menduduki posisi ketiga untuk ekspor, juga rela wilayahnya diambil menjadi IKN demi NKRI,” ungkapnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak mengatakan, digelarnya kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi program dan kegiatan atas hasil koordinasi atas penanganan permasalahan kesejahteraan sosial masyarakat. 

“Tentunya sinergi ini harus selaras dengan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi serta Kabupaten/Kota,” ucapnya

“Bantuan Bagi Korban Bencana Banjir Di Kabupaten Mahulu Segera Dikirim”

“Bantuan Bagi Korban Bencana Banjir Di Kabupaten Mahulu Segera Dikirim”

SAMARINDA – Melalui Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, dilakukan pengangkutan pengiriman sembako dengan kapal melalui jalur Sungai Mahakam untuk korban bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

“Sore ini berangkat,” kata Kepala Dinas Sosial Kaltim Andi Muhammad Ishak, didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Achmad Rasyidi mengatakan pengiriman sembako tersebut dilakukan pada sore ini, Kamis 16 Mei 2024.

Pengiriman sembako melalui kapal langsung ke Kecamatan Ujoh Bilang dan langsung diterima tim Dinsos Mahulu.

“Hari ini 1.500 paket terlebih dulu diluncurkan menggunakan kapal,” jelasnya.

Mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim ini pun menjelaskan pihaknya belum menurunkan personil.

“Sementara Tim Dinas Sosial dan Tagana Mahulu,” ujarnya.

Khusus bantuan bencana, lanjut Andi Ishak, di Pemprov Kaltim ada dua sumber, yakni APBD dan APBN.

“Ini untuk paket sembako dari APBD, sedangkan APBN masih dihitungkan,” tambahnya.

Untuk reaksi cepat, ujarnya, Pemprov Kaltim masih droping logistik, sambil menyiapkan kekurangan 6.000 paket.

Namun kembali Andi Ishak menegaskan selain APBD untuk 6000 paket, juga disalurkan logistik APBN yang ada di gudang logostik Dinas Sosial Kaltim.

“Kita masih hitung ketersediaan yang mau disalurkan bantuan dari APBN lewat gudang kami. Ini masih disiapkan,” bebernya lagi.

Bantuan dari APBN terdiri tenda keluarga portable B2022 sebànyak 10 unit, family kit 150 unit, kids ware 150 unit, kadur 150 unit, selimut 150 lembar.

“Total bantuan senilai Rp273,37 juta,” sebutnya.

Sedangkan bantuan bersumber APBD Kaltim terdiri beras, gula pasir, cornet, kue kaleng, mie instan, minyak goreng dan susu kaleng. (mc)

“Peningkatan Kapasitas Petugas Dapur Umum dalam Menghadapi Bencana di Kaltim”

“Peningkatan Kapasitas Petugas Dapur Umum dalam Menghadapi Bencana di Kaltim”

BALIKPAPAN – Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, membuka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas Dapur Umum. Acara ini dilanjutkan dengan pembacaan sambutan oleh Ishak dan laporan berita acara oleh Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Achmad Rasyidi, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan .

Acara dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kodam VI Mulawarman, Polda Kaltim, Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, BNPP (SAR), Disdik Kaltim, BPBD Kaltim, Dinas Kesehatan Kaltim, TAGANA Kabupaten/Kota se-Kaltim, dan Kwarda Kaltim.

Peningkatan kapasitas petugas dapur umum didasari oleh ancaman bencana alam yang semakin meningkat. Indonesia, dengan geografinya yang terdiri dari banyak pulau dan lempengan tektonik, membutuhkan kesiapan yang baik dalam menghadapi bencana.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan SDM dalam mitigasi bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana. Manajemen dapur umum merupakan salah satu aspek penting dalam hal ini, termasuk pengelolaan logistik.

Dengan meningkatnya kapasitas petugas dapur umum, diharapkan akan terjadi sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana, baik sosial maupun alamiah. Ini juga membutuhkan dukungan dari instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kepala Bidang Linjamsos, Akhmad Rasyidi, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai instansi terkait. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyediakan petugas dapur umum lapangan dan memastikan pemenuhan dasar korban bencana terutama dalam hal pangan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang manajemen dapur umum, memahami pedoman pendirian dapur umum lapangan, serta meningkatkan semangat dan keterampilan petugas penanganan bencana, khususnya anggota TAGANA.
(MC/NP)

“Sinergi Kesejahteraan: Kunjungan Dinas Sosial Kalimantan Utara ke Kalimantan Timur Membuka Peluang Kolaborasi Lintas Wilayah”

“Sinergi Kesejahteraan: Kunjungan Dinas Sosial Kalimantan Utara ke Kalimantan Timur Membuka Peluang Kolaborasi Lintas Wilayah”

SAMARINDA – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan resmi ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, menandai langkah penting dalam kerja sama lintas wilayah dalam bidang kesejahteraan sosial. Kedatangan delegasi dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Utara disambut dengan hangat oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, yang diwakili oleh Doni Julfiansyah, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Senin (29/4/24).

Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang yang ada di Dinas Sosial, menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi antarwilayah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran plt Kepala Dinas Sosial Kalimantan Utara, Saharudin, didampingi oleh Karo Hukum M. Gozali beserta kabid dan staf lainnya, menciptakan platform yang ideal untuk berbagi pengalaman dan best practices dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan.

Selama pertemuan, para delegasi saling berbagi informasi tentang kinerja dan inisiatif yang telah dilakukan oleh masing-masing Dinas Sosial dalam menjawab tantangan sosial di wilayahnya. Diskusi yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antarprovinsi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang kompleks.

Kerjasama lintas wilayah ini tidak hanya mencakup pertukaran pengalaman, tetapi juga potensi untuk kolaborasi proyek-proyek bersama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di kedua provinsi. Melalui dialog dan diskusi yang terbuka, diharapkan tercipta strategi yang lebih efektif dan efisien dalam peningkatan kesejahteraan sosial di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Dengan semangat sinergi dan kolaborasi yang kuat, kedua Dinas Sosial berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang erat demi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

“Peningkatan Kapasitas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kalimantan Timur 2024”

“Peningkatan Kapasitas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kalimantan Timur 2024”

BALIKPAPAN – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), sebuah kegiatan penting telah diadakan di Kalimantan Timur pada tahun 2024. Laporan panitia acara tersebut dibacakan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Ardiansyah. Pembukaan acara dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, yang dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Saprudin Saida Panda, acara ini bertempat di Blue Sky Hotel Balikpapan, Rabu (24/4/24).

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pembangunan dalam bidang kesejahteraan sosial merupakan kewajiban yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 34 yang menyatakan bahwa “fakir miskin dan anak terlantar di pelihara oleh Negara”. Kalimantan Timur, dengan kompleksitas masalah kesejahteraan sosial yang dimilikinya, termasuk dalam 26 jenis Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memiliki kewenangan atas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PPKS), yang terdiri dari berbagai pilar sosial, di antaranya TKSK, PSM, Karang Taruna, LKS, LK3, dan WKSBM.

Salah satu pilar sosial yang menjadi fokus pada kegiatan ini adalah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), yang berkedudukan di kelurahan dan desa di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur. Mereka adalah pilar sosial yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki pemahaman yang mendalam terhadap realitas permasalahan kesejahteraan sosial serta terlibat langsung dalam penanganan masalah dan pendampingan dalam penyaluran bantuan sosial, terutama dalam verifikasi data untuk Penentuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dalam sambutannya, Saprudin Saida Panda mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para PSM untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka. Mereka diharapkan dapat lebih efektif dalam menangani PMKS dan berperan aktif dalam penyediaan data DTKS yang valid. Ini dilakukan dengan melakukan verifikasi langsung terhadap data secara by name by address dan mempelajari studi kasus objek data bekerja sama dengan tim dari Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) bagi Kabupaten/Kota yang telah memilikinya. Kerja sama yang baik dengan operator SIKS-NG di Kabupaten/Kota juga menjadi hal penting, karena dari situlah semua DTKS bermuara.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas para PSM, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Kalimantan Timur. Semua pihak berharap bahwa hasil dari kegiatan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. (MC/NP)

“Kegiatan Penyusunan Laporan Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur 2024”

“Kegiatan Penyusunan Laporan Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur 2024”

SAMARINDA – Di tengah semangat untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara penting: Kegiatan Penyusunan Laporan Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran. Acara ini dibuka dan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, yang didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, Saprudin Saida Panda, Kegiatan ini bertempat di Hotel Fugo Samarinda, Selasa (23/4/24).

Rangkaian acara tersebut dihadiri oleh semua Kepala Bidang dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Kaltim. Dalam sambutannya, Andi Muhammad Ishak menggarisbawahi pentingnya evaluasi terhadap pengawasan realisasi anggaran. “Evaluasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran dilakukan dengan tepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya dengan tegas.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar unit di dalam dinas. “Kita harus saling mendukung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Saprudin Saida Panda menambahkan bahwa penyusunan laporan evaluasi ini juga merupakan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja masing-masing unit. “Dengan melakukan evaluasi yang komprehensif, kita dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pengelolaan anggaran, sehingga dapat diambil langkah-langkah perbaikan yang tepat,” tuturnya.

Para peserta kemudian dibagi menjadi kelompok-kelompok untuk mendiskusikan hasil evaluasi dan menyusun rekomendasi perbaikan. Diskusi-diskusi tersebut dipandu oleh tim ahli yang telah ditunjuk oleh Dinas Sosial Kaltim.

Setelah sejumlah sesi diskusi yang intensif dan konstruktif, acara ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan rekomendasi dari masing-masing kelompok. Andi Muhammad Ishak menegaskan komitmen untuk segera mengimplementasikan rekomendasi-rekomendasi tersebut guna meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran di masa mendatang.

Setelah sejumlah sesi diskusi yang intensif dan konstruktif, acara ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan rekomendasi dari masing-masing kelompok. Andi Muhammad Ishak menegaskan komitmen untuk segera mengimplementasikan rekomendasi-rekomendasi tersebut guna meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran di masa mendatang.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan transparan kepada masyarakat. Semua pihak berharap bahwa hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan akan membawa dampak positif dalam pengelolaan anggaran di masa yang akan datang. (MC/NP)

 

“Kepala Dinas Sosial Kaltim Hadiri Program “Hulu Migas Peduli” SKK Migas – KKKS Wilayah Operasi Kaltim”

“Kepala Dinas Sosial Kaltim Hadiri Program “Hulu Migas Peduli” SKK Migas – KKKS Wilayah Operasi Kaltim”

SAMARINDA – Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, turut menghadiri acara “Hulu Migas Peduli” yang digagas oleh SKK Migas – KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) Wilayah Operasi Kalimantan Timur, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. Acara ini dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Pada Kamis (28/3/2024).

“Hulu Migas Peduli” merupakan rangkaian roadshow kelembagaan SKK Migas – KKKS dengan fokus utama pada penyaluran bahan pokok penting (bapokting) kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi Kalimantan Timur.

Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, membuka acara dan menyambut baik inisiatif ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas dan KKKS wilayah operasi Kaltim atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah. Malik juga mengapresiasi langkah-langkah perusahaan yang menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) seperti ini. Namun, ia menekankan pentingnya pemilihan penerima manfaat secara selektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus mengajak untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam proses seleksi penerima manfaat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Danrem 091/ASN Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo, Kepala Dinas PPKUKM Heni Purwaningsih, unsur pimpinan SKK Migas-KKKS wilayah Kaltim, serta masyarakat penerima dukungan bapokting. Keseluruhan kehadiran ini mencerminkan komitmen bersama untuk memberikan bantuan yang lebih merata dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi migas di Kalimantan Timur. (Nn/MC)

“Dinsos Prov. Kaltim Salurkan Bantuan Logistik Kepada Korban Kebakaran di Kota Balikpapan”

“Dinsos Prov. Kaltim Salurkan Bantuan Logistik Kepada Korban Kebakaran di Kota Balikpapan”

 

BALIKPAPAN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melakukan droping logistik bagi Korban Bencana Kebakaran Pemukiman bertempat di RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jum’at (22/3/24).

Penyerahan logistik dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Prov. Kaltim Andi Muhammad Ishak didampingi Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Ahmad Rasyidi, Camat Balikpapan Kota Rosin Suparlan, Lurah Klandasan Ulu Novi Infani dan perwakilan warga.

Logistik yang disalurkan oleh Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur meliput Beras 5 kg sebanyak 186 sak, Gula Pasir 1 kg sebanyak 186 pcs, Kornet 189 grm sebanyak 186 kaleng, Kue Kaleng 450 grm sebanyak 186 pcs, Mie Instan 1 Dos sebanyak 186 Dos, Minyak Makan 1 Liter sebanyak 186 liter dan Susu Kental Manis 370 grm sebanyak 186 kaleng.

Sebagai informasi kebakaran pemukiman terjadi pada Hari Senin Tanggal 18 Maret 2024 pukul 04.15 di RT. 09 Kelurahan Klandasan Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan terjadi diduga asal api dari salah satu rumah warga dugaan korsleting listrik.

Ishak menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Balikpapan dan Kecamatan Balikpapan Utara. Mereka juga menugaskan Tagana Kaltim untuk melakukan pendataan terhadap korban yang terdampak guna memberikan bantuan yang diperlukan.

Selain itu, telah disiapkan tenda pengungsi bagi korban yang kehilangan tempat tinggal, serta persiapan permakanan untuk para korban bencana. Terdapat 46 KK korban kebakaran yang mengungsi di tenda pengungsi yang disediakan.

Korban kebakaran juga akan mendapatkan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak sekolah dari Komunitas Human Inisiatif dan Volunteer Peduli Anak Jalanan, yang akan dilaksanakan pada Sabtu – Minggu.

Diketahui bahwa terdapat 57 anak sekolah yang terdampak, dengan rincian 31 orang jenjang SD, 13 orang jenjang SMP, 13 orang jenjang SMA, 3 orang TK, dan 8 orang jenjang Perguruan Tinggi. (MC)

“Penutupan Rapat Koordinasi Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Kaltim”

“Penutupan Rapat Koordinasi Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Kaltim”

TENGGARONG – Setelah dua hari penuh diskusi dan pembahasan yang intensif, Rapat Koordinasi Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Kaltim resmi ditutup pada hari ini. Acara penutupan ini menjadi momen penting untuk merangkum hasil-hasil yang telah dicapai selama rapat berlangsung, Selasa (26/03/24).

Hari ketiga rapat ini diisi dengan pemateri-pemateri yang memberikan wawasan mendalam tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan penanganan fakir miskin. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menjadi salah satu pemateri utama yang membahas tentang sinkronisasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) antara Dinas Sosial Provinsi Kaltim dengan dinas sosial di tingkat kabupaten/kota. Ishak menekankan pentingnya kesinambungan data dalam memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan tepat sasaran dan efisien.

 

Pemateri kedua, Perencana Ahli Muda dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappedda), Muhammad Hamsani, memberikan insight tentang pemanfaatan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan perkembangan Data Penasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstreme (P3KE) dalam program penanganan kemiskinan di Provinsi Kaltim. Hamsani menyampaikan pentingnya analisis data yang mendalam untuk merumuskan kebijakan yang tepat dalam upaya memerangi kemiskinan.

Pemateri terakhir, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Saprudin Saida Panda, memberikan penutupan rapat dengan menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan partisipasi semua pihak dalam rapat ini. Beliau menggarisbawahi pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani masalah fakir miskin, serta komitmen Dinas Sosial Provinsi Kaltim untuk terus melakukan upaya-upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selanjutnya, dilakukan kesepakatan bersama antara Dinas Sosial Provinsi Kaltim dengan dinas sosial kabupaten/kota mengenai langkah-langkah konkret yang akan dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam penanganan fakir miskin. Kesepakatan ini mencakup upaya-upaya untuk meningkatkan akses layanan sosial, optimalisasi pemanfaatan data DTKS, serta implementasi program-program yang lebih terarah dan efektif.

Dalam penutupan ini, diungkapkan juga harapan agar hasil-hasil yang telah didiskusikan dan direkomendasikan dalam rapat ini dapat segera diimplementasikan dalam kebijakan dan program-program nyata di lapangan. Dengan demikian, diharapkan bahwa penanganan fakir miskin di Provinsi Kaltim akan menjadi lebih terarah dan berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera di masa yang akan datang. (MC/Nana)
.
Foto : Nana MC
.
dinsos.kaltimprov.go.id